hukrim

Panglima TNI: Kita Kejar Pelaku Penembakan di Polsek Sinak

Ambon – Terjadi penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) ke Polsek Sinak, Kabupaten Puncak pada tanggal 27 Desember 2015 lalu. Akibat kejadian ini, 3 anggota Polres Sinak meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka tembak.

Polri telah mengirimkan tim khusus untuk investigasi atas kejadian penyerangan ini ke lokasi. Penanganan kasus ini juga turut melibatkan TNI.

Sejumlah personel dikirimkan untuk mendapatkan para pelaku penyerangan tersebut. Panglima TNI menyatakan bahwa pihak kepolisian dan TNI akan terus melakukan pengejaran.

“Pasukan sudah diturunkan, kita akan mengejar sampai dapat. Karena hal ini tidak boleh dilakukan di NKRI,” ucap Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Ambon, Maluku, Jumat (1/1/2016).

191d1cbb-ac17-4f6e-8579-037bb559e78b_169Terhadap pelaku penyerangan, Gatot mengaku sudah mendapatkan keterangan. Pelaku penyerangan Polsek Sinak ini disinyalir berasal dari kelompok baru.

“Ini kelompok baru, bukan yang lama. Tapi kelompoknya sama dengan (yang menyerang) anggota TNI beberapa tahun lalu. Dan ini kita kejar dan indikasinya sudah kita dapatkan tentang kelompok tersebut,” tutur Jenderal Gatot.

Sebagaimana diketahui, penyerangan ini tidak hanya menyebabkan adanya korban. Pelaku penyerangan juga ikut membawa beberapa senjata yang tersimpan di Polsek Sinak.

About integritas media

Diberdayakan oleh Blogger.