bedah kasus

CV.MERPATI INGKAR JANJI


Batusangkar ( Sumbar ) Integritasmedia.com
Dinas PU Tanah Datar Provisional Hand Over( PHO) kan proyek jembatan muaro ambius yang berlokasi di Jorong Guguak Nagari Padang laweh Malalo Kecamatan Batipuh selatan dengan anggaran 833.721.000 dengan nomor kontrak 02/II/SP/JEMBATAN-DAU/BM-2016 yang dilakasanakan oleh cv.merpati.

Proyek yang di biayai oleh anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).
Padahal pekerjaan yang dilakukan cv merpati belum selesai karena disebabkan oleh salah satu warga yang bernama rozi belum memberikan izin untuk warung yang dihuninya belum mendapatkan ganti rugi dari pihak pelaksana

Menurut keterangan rozi,setelah berunding dengan rekanan beserta yang difasilitasi  kepala dinas PU tamrim,H,Yon yang merupakqn pimpinan cv,merpati akan mengganti warung rozi dengan membuatkan warung baru yang diperkirakan dana untuk bahan berkisar dua puluh satu juta belum lagi untuk tukang.

Rozi juga mengatakan bahwa sebelum pekerjaan dimulai sudah ada kesepakatan dengan rekanan untuk mengganti kerugian diempat sudut,dari empat sudut tersebut yang satunya sudah dibangun kembali oleh rekanan,"saya cuma menjemput kembali kesepakatan yang diadakan dikantor wali Nagari ujar rozi".

Setelah dilaksanakan beberapa pekerjaan pembuatan warung rozi,rekanan malah memberhentikan pekerjaannya rozi kemudian menghubungi rekanan melalui hand phone tapi tidak pernah diangkat,begitu juga awak media menghubungi rekanan melalui handphon untuk konfirmasi pihak rekanan juga tidak mau mengangkat hp.

Tampak dalam pelaksanaan kerja oleh cv.merpati diduga tidak  sesuai dengan bestek,dan tanjakannya terlalu tinggi sehingga membahayakan terhadap pengguna jalan,tangan-tangan jembatan terlalu lebar juga membahayakan terhadap keselamatan masyarakat setempat,didekat pondasi pohon yang sudah ditebang tidak dibuang,kalau terjadi pembusukan pohon,karena gesekan air pondasi akan terbongkar.

Mastar Ketua Tim Provisional hand over (PHO)  diruang kerjanya mengatakan bahwa timnya cuma menerima laporan dari pptk sesuai dengan pp no 59 tahun 2000 dan perpres nomor 29 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa.

Ketua pptk Ricky.S saat dikonfirmasi awak media tentang pekerjaan cv.merpati mengatakan akan menelpon H.yon untuk melihat kondisi jembatan tapi H.Yon sering berkilah dengan alasan sedang di padang mengurus kuliah anaknya seminggu kemudian Ricky juga melepon tapi H.Yon sedang berada dipasaman.

Sampai saat berita ini diterbitkan kondisi jembatan yang dikerjakan cv.merpati malah bertambah parah dengan beberapa pasangannya anjlok dan corannya pun retak-retak.(bo)

About integritas media

Diberdayakan oleh Blogger.