bedah kasus

Truk yang Membawa Daging yang Diduga Berpenyakit dan Mematikan di Padang

PADANG( Sumbar ), Integritasmedia.com
Satlantas Polrsta Padang dan Dinas Peternakan Padang berhasil menggagalkan truk yang membawa 5 ton daging sapi beku impor dari India.

Berdasarkan informasi, diduga daging tersebut direncanakan akan dioplos (dicampur) dengan daging segar untuk kemudian dijual di Padang.

Anggota Staf Dinas Peternakan Padang, Erisman, mengungkapkan, pihaknya menemukan daging beku impor tersebut di Jalan Bypass dekat Kantor Pengadilan Agama Padang, Sabtu (21/1) siang.

Truk pembawa dagingnya dihentikan oleh polisi yang saat itu melakukan razia pemeriksaan mobil bermuatan berlebih.

Polisi mendapatkan informasi dari masyarakat yang memberitahukan bahwa truk tersebut membawa daging beku. Setelah itu, polisi langsung menghubungi orang Dinas Peternakan dan Dinas Perdagangan Padang.

"Setelah kami periksa, daging ini dibungkus peti pendingin bermerek Alana, perusahaan India. Daging dari India saat ini terindikasi penyakit mulut dan kuku yang merupakan penyakit menular. Penyakit ini dapat menular kepada manusia hingga berakibat mematikan," ujar Erisman.

Sementara itu, sopir truk pembawa daging itu, Bride (26), mengatakan, ia membawa daging tersebut dari PT Berkah Ananda di Jakarta. Jumlah dagingnya sebanyak 5 ton. Seberat 2,6 ton sudah diturunkan di Kalawi, Padang, sedangkan lebihnya akan diturunkan di Medan.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, polisi membawa truk tersebut ke Mapolres Padang, sedangkan Dinas Peternakan Padang akan melakukan pemeriksaan keamanan daging.(Tim)

About integritas media

Diberdayakan oleh Blogger.