limapuluhkota

Lounching E-Musrembang di kabupaten Limapuluh Kota

Limapuluhkota (Sumbar).Integritasmedia.com

Widya Putra
Musrembang tingkat Kecamatan di kabupaten limapuluh Kotaakan  di laksanakan 4 kali. Musrembang,pertama di laksanakan di daerah Situjuh dan antusias masyarakat sangat besar denganmelihat kehadirannya serta OPD terkait Dengan kehadiran OPD yang terkait maka dengan sendirinya masyarakat antusias dengan menghadiri Musrembang Kecamatan ini.


Kepala Bappeda Limapuluh kota Widya Putra S.Sos,Msi mengatakan kepada media kemaren bahwa pelaksanaan Musrembang tingkat Kecamatan telah mulai kita laksanakan dari 4 kali Musrembang. Musrembang pertama di adakan di Kecamatan di Situjuah Limo Nagari  Nagari Situjuah Tungkar pada tanggal 6 februari lalu,selanjutnya di adakan pada tanggal 7.8 dan terakhir 14 Februari  .
Di sampaikannya juga bahwa dalam rangka Musrembang Kecamatan tersebut pemkab Limapuluh Kota telah mulai melakukan E-Musrembang. “E-musrenbang merupakan suatu sistem yang dapat mempermudah kita bekerja lebih tepat guna dan berhasil guna. Dimana pada sistem ini, kita dapat memantau penyusunan perencanaan pembangunan diwilayah masing-masing,”jelasnya.
Dengan menggunakan system E-Musrenbang yaitu perencanaan di input terlebih dahulu kedalam system, kemudian tingkat kecamatan dapat memverifikasi menggunakan system tersebut.

“Harapannya akan mempermudah dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah serta menjaga konsistensi perencanaan pembangunan daerah,” imbuhnya

Dan juga sekarang telah ada kemajuan dengan adanya E Musrembang yang merupakan Musrembang yang di laksanakan secara Elktronik,dimana masyarakat atau pemamngku jabatan bisa mensinkronkan antara aspirasi dari bawah dengan rancangan oleh insatansi terkait secara elektronik.Sehingga bisa dilihat secara langsung di amna nantinya kendala atau kekurangan dari aspirasi masyarakat yang di rapatkan dia Musrembang itu nantinya.Sedangkan OPD yang bersangkutan juga nantinya juga bisa melihat secara autentik mana skala prioritas yang akan di bangun terlebih dahulu sarana dan prsarana yang di kehendaki oleh masyarakat.

"Hasil Musrenbang itu akan menjadi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang selanjutnya bakal dikunci ke dalam E-Planning dan bermuara di E-Budgeting. RKPD harus secepatnya diselesaikan," tukasnya. (Ant)
.

About integritas media

Diberdayakan oleh Blogger.