payakumbuh

Dinas Koperindag Monitoring Pengendalian Harga Pokok

Payakumbuh (Sumbar).Integritasmedia.com – Koperindag Kota Payakumbuh dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan serta bulan puasa serta menghadapi lebaran tahun ini.Dinas Koperindag Kota payakambuh monitoring langsung  tentang 9 harga pokok komoditi pasca bulan puasa serta menghadapi idul fitri nantinya,Dahler menyampaikan beberapa hari lalu kepada media.
 
(Dahler)
Dahler selaku kadis Koperindag juga menyampaikan bahwa pasar pabukuoan yang sebelumnya di rencanakan di kantor Wako Baru di lapangan Poliko,akhirnya di pindahkan kembali kepada tempat yang tahun-tahun sebelumnya di laksanakan di Jln.St.Usman sebelah RM Asia Payakumbuh.
 
Di sampaikannya pada hari ini Dinas Koperindag Kota Payakumbuh masih monitoring tentang bahan pokok,yaitu beras,minyak goring,gula dll.dan mengenai daging sifatnya masih standard yaitu berkisar Rp.110.000.-/kg unutk daging local,dan mengenai daging impor dari Australia untuk kota Payakumbuh ada,sebab  warga Payakumbuh masih percaya tentang higienisnya daging local walauapun perbandingan antara daging local Rp.110.000.- serta daging impor Australia Rp.85.000.-,ujar Dahler selaku Kadis Koperindag yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Payakumbuh.
 
Tentang produk bahan pokok yang di produk  nasional  telah di ikat oleh pearuran Kemendag ,soal standard harga gula tingkat distributor,subdistributor dan pengecer,pengecer gula sebelumnya Rp.12.500.-/kg sampai saat inipun masih Rp.12.500.-/kg,dan harga itupun masih standard.Beberapa hari sebelum puasa dan pada bulan puasapun Dinas Koperindag Kota payakumbuh tetap melakukan sidak ke pasar,sidak tentang bahan pokok,sidak tentang kadaluarsa bahan pokok yang bekerjasama dengan tim kesehatan serta BPOM.Dan setelah beberapa kali turun sidak kelapangan tentang harga bahan pokok dan bahan berbahaya terhadap makanan, sampai saat sekarang ini belum di temukan bahan pokok yang mengandung zat=zat yang berbahaya tersebut,ujar Dahler.
 
Selanjutnya Dahler juga menyampaikan bahwa pasar pabukuoan tetap di jalan St,Usman di laksanakan,yang sebelumnya akan di tempatkan di depan kantor Walikota baru di lapangan Poliko.untuk menyatakan lokasi pasar pabukuoan tersebut bukan dari Dinas Koperindag sendiri,tetapi Muspida : Kasatlantas.Satpol PP 

,Dinas perhubungan.Pertimbangan-pertimbangan untuk menempatkan di lapangan Poliko karena melihat situasi macet di  daerah St.Usman ,curanmor dllnya,dan tentang perubahan dari tempat itu ada yang lebih tekhnis dan tanpa ada dugaan dari Dinas Koperindag  sebelumnya ternyata Dinas PU akan melaksanakan kegiatan tender landscape pembuatan taman,ujar Dahler.(A)

About integritas media

Diberdayakan oleh Blogger.