Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

MITRA

Iklan

Iklan

iklan banner

Tag Terpopuler

MASYARAKAT MISKIN DARI LINTAU JAMBANGI KANTOR BUPATI

Jumat, 03 November 2017 | November 03, 2017 WIB | 0 Views Last Updated 2017-11-04T04:41:03Z
Batusangkar(sumbar)integritasmedia.com - Femi 37 tahun bersama anaknya Tiara 4 tahun dengan berlinang air mata jambangi kantor Bupati melalui humas Pemerintah Kabupaten Tanah Datar pada hari kamis 02/11.

Femi yang merupakan masyarakat miskin dari Jorong Mawar satu Kenagarian Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo  memecahkan suasana dalam keadaan menangis sambil menggendong anaknya mengatakan kondisi rumahnya yang tidak layak huni dan tidak mendapatkan bantuan rehab rumah.

Ia juga mengatakan dengan suaminya yang merupakan buruh angkut kayu yang bergaji limah puluh ribu per harinya, kadang-kadang tidak mendapatkan upah, dan saya cuma sebagai buruh pembersih halaman rumah warga itupun kalau ada ujarnya dengan menangis.

"Kondisi rumah saya yang cuma berdindingkan kain panjang dan kain sarung, sedangkan tikarnya hanya mempergunakan tikar untuk menjemur padi, anak saya sudah satu minggu tidak bersekolah karena tidak punya uang untuk jajan anak pak ujar Femi".

Mendengar penjelasan Femi beberapa wartawan yang lagi stenbay di ruangan humas bersama beberapa staf  humas dengan spontan langsung merogoh kantong masing-masing untuk menyumbangkan kepada Femi.

Beberapa wartawan langsung mengantarkan Femi ke Kantor dinas Sosial, dan kedatangan Femi dan wartawan langsung diterima Kepala Dinas Sosial  H.Yuhardi. Yuhardi langsung menanggapi laporan femi dan meminta data Femi untuk dimasukkan dalam data KK miskin.

Drs.Yuhardi langsung menelepon Arianto salah satu anggota DPRD dari Lintau untuk memasukkan Femi untuk rehab rumah melalui dana fokir anggota Dewan.

Akhirnya Arianto langsung menanggapi dengan serius laporan dari Yuhardi dan Arianto langsung menganggarkan untuk rehab rumah Femi sebanyak lima belas juta rupiah pada tahun 2018.(bo)
iklan banner

Liputan Khusus

Bedah Kasus

iklan banner

Pendidikan

Hukum dan Kriminal

iklan banner
×
Berita Terbaru Update