padang

Berbagai Kegiatan di laksanakan UPTD Koto Tangah Padang

Kepala UPTD Koto Tangah NUDARPEN S,Ag : Literasi Sekolah Dalam rangka Peningkatan Mutu Pembelajaran.

Padang,Integritasmedia.com – Tugas pokok pengawas sekolah/satuan pendidikan adalah melakukan penilaian dan pembinaan dengan melaksanakan fungsi-fungsi supervisi, baik supervisi akademik maupun supervisi manajerial. Berdasarkan tugas pokok dan fungsi di atas minimal ada tiga kegiatan yang harus dilaksanakan pengawas.

Pendidikan mutu berarti pelaksanaan pembelajaran yang bermutu, sedang mutu pendidikan berorientasi pada hasil pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang bermutu ditentukan oleh derajat mutu guru, kegiatan belajar mengajar, peralatan/media yang bermutu.Jadi mutu adalah ukuran untuk menyatakan esensi suatu benda atau hal berupa standar ideal yang ingin dicapai suatu proses.Dalam undang-undang PendidikanRepublik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Dalam rangka mewujudkan mutu pendidikasn yang berkualitas berbagai kegiatan dilaksanakan di UPTD Kota Padang di bawah Kepala UPTD Nudarpen,di antaranya literasi sekolah-sekolah di daerah Koto Tangah Kota Padang.

Kepala UPTD Koto Tangah mengatakan bahwa Gerakan literasi untuk melindungi anak-anak kita dari masa depan yang makin kian menentu. Semangat budaya literasi memiliki korelasi positif terhadap kemajuan sebuah bangsa. Ini terbukti banyak negara maju kehidupan mereka sangat akrab dengan budaya literasi, seperti membaca, menulis, ketrampilan berfikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan bisa dalam bentuk cetak, visual, digital maupun auditori.

Di sampaikannnya juga untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah-sekolah di UPTD Koto Tangah merupakan upaya konkret sebagai gerakan sosial dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Pasalnya, pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, beragam hiburan televisi, mudahnya akses internet, menjamurnya smartphone akan memanjakan anak-anak kita yang dikhawatirkan akan melemahkan daya literasi mereka.  

Namun pihaknya menegaskan bahwa tidak ada alasan sulit atau tidak bisa dalam mensukseskan program literasi sekolah tersebut. Apabila kita semua dari beragam komponen, berangkat dari komitmen dan niat mulia dalam mencerdaskan anak bangsa dan memajukan dunia pendidikan kota ini. Gerakan ini diharapkan bisa menjadi benteng, filter dan sebagai kontrol perkembangan pola pikir dan kepribadian anak-anak kita dari pengaruh negative perkembangan iptek dan dinamika sosial masyarakat agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi anak cerdas dan berakhlak.

Lebih lanjut Nudarpen menyampaikan,pihaknya menegaskan kepada semua guru khususnya para penggagas gerakan literasi agar tidak pernah lelah dalam mengurusi dunia pendidikan. Dan berharap agar anak didik kita diajarkan untuk belajar memanfaatkan teknologi secara positif.(Ant)

About integritas media

Diberdayakan oleh Blogger.