bedah kasus

Prooyek Dinas Prasjal Propinsi Sumbar Ambruk

Aparat Hukum Diharapkan Tindak Lanjuti Masalah ini,ujar Ketua LSM Topan RI Jhonni Effendi

Agam,Integritasmedia.com -  Dari hasil investigasi tim ke lokasi pekerjaan drainase yang satu paket dengan pekerjaan jalan konon kabarnya pagu dana 6 Milyar.Yang merupakan proyek dinas Prasjal provinsi Sumatera Barat.

Saat tim investigasi mendangangi lokasi tersebut tim tidak menemukan plank proyek,apakah sudah di copot atau sengaja tidak di pasang.dugaan pekerjaan Drainase di Sta 1+400-1+500 tidak memakai koporan dan lantai.sehingga pasagan banyak tergantung. Dikwatikan tidak menunggu waktu lama pasangan tersebut akan ambruk. 

Dilokasi pekerjaan salah seorang pemuka masyakat yang ikut mendampingi Tim Malanca 48 th. Dan mengatakan: Seharusnya pihak terkait benar-benar mengawasi pekerjaannya,dan melihat kultur tanah di Palembayan bukan di kerjakan asal jadi. 

Ketika hal ini di konfirmasi kan ke wali nagari Al fendi mengatakan ,selama proyek jalan provinsi tersebut berjalan pelang proyek tidak ada atau melihat,ujar nya. Ketika hal ini di konfirmasikan pada pengawas dari rekanan Rusdianto mengatakan via wathapnya bahwa dia membenarkan informasi dari independent bahwa benar tidak pakai koporan,karena pasangan tersbut pakai sistim mortal.saat tim mempertanyakan kenapa se begitu mudah mortal di gores air,sehingga membuat pasangan tergantung,Rusdianto tidak menjawab. 

Hal serupa juga disampaikan pada Kepala bidang Prasjal Rinaldi via Whatshapnya 25/10, juga tidak ada jawaban sama sekali.Sangat disayangkan pada Kabid Rinaldi,ada apa? Sehingga tidak memberkan jawaban? 

Terkait hal tersebut Ketua Dpw Lsm Garuda Sumbar Bj Rahmad di dampingi wakil ketua Lsm Topan Ri Kab Agam Jhoni efendi angkat bicara dan mengatakan: dengan kondisi setelah di lakukan konfirmasi tidak ada jawaban dari pihak terkait Kita akan surati secara resmi pada pihak terkait.dan kita minta aparat penegak hukum baik Kejaksaan Tinggi Sumbar maupun jajaran Tipikor polda Sumbar,segera menyikapi pemberitaan ini,dan dapat menindak tegas oknum-oknum yang terlibat pada proyek tersebut yang dengan sengaja bermain untuk memperkaya diri atau sekelompok orang.Ucap pimpinan kedua Lsm tersebut.( Mei Ridwan).

About integritas media

Diberdayakan oleh Blogger.