padang

Walikota Padang Minta Balai POM Bisa Antisipasi Makanan Berbahaya

Balai POM berbakti untuk negeri dan menyelamatkan rakyat dengan tugasnya.

Balai besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) suatu bentuk tanggung jawab pemerintah kepada rakyat agar rakyat terlindung dari produk yang membahayakan.

Hal itu,  dikatakan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah dalam suatu kegitan Car Free Day Balai POM Padang di depan Kantor Badan Keuangan Daerah Provinsi Sumatera Barat jalan Katib Sulaiman. Minggu 10/2/2019.

Di Indonesia penduduknya mayoritas Muslim maka ini tanggung jawab negara dalam penyiapan kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan rakyat. Sehingga berbicara maslah paksinsaja pasti eboh, disteri heboh, manganitis juga heboh karena belum ada jaminan kepada rakyat yang mayoritas agama islam.

Maka oleh sebab itu selaku warga negara harus berbakti dan cinta kepada negeri dan menjamin ayat,ajat hidup orang banyak ketersediaan segala sesuatunya sesuai dengan kebutuhan. atas nama pemerintah kota Padang dengan kerja sama yang sangat baik dengan balai POM untuk menyelamatkan masyarakat dari makanan dan bahan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat. maka untuk itu dengan bantuan dari balai POM masyarakt terselamatkan ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi berharap kepada Balai POM untuk dapat senantiasa menertibkan masyarakat yang menjual makanan yang dapat merusak kesehatan.  Pemerintah kota Padang telah memulai untuk memberikan label disetiap bahan yang dikomsumsi untuk mengetahui kejelasan. 

Untuk membuat obat saja ada labelnya, tempatnya ada aturannya untuk menentukan mana obat yang keras.maka untuk itu pemerintah kota Padang punya  aturan untuk menjual bahan-bahan yang dikosumsi masyarakat. Ujar Mahyeldi.

Makanya perlu dukungan dari Balai POM. Sehingga kebutuhan dan kenyamanan dan ketenangan masyarakat untuk mengkomsumsi sesuatunya sudah terjamin. karena bukti dari pada tanggung jawab Pemerintah kepada masyarakat telah dibuktikan Balai POM.

Hendaknya makanan yang dikosumsi tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat maka harus ada labelnya. Bukan label halal saja namun label harampun tertera di setiap kemasan. demi untuk menyelamatkan masyarakat, demi untuk menjamin dan kenyamanan masyarakat dalam mengkosumsi segala sesuatunya. Untuk itu diharapakan dukungan masyarakat mengimpormasikan kepada Pemerintah hal tidak benar itu. 

Selanjutnya atas kerjasama Balai POM dengan Dinas kesehatan kota Padang, Dinas pendidikan kota Padang untuk dapat memeriksa makanan yang dijual di sekolah. seperti makanan olahan atau makanan kecil karena masih banyak masyarakat belum memahami dan menyadari mana zat yang terlarang, membahayakan kesehatan,pikiran dan otak. dengan dukungan balai POM maka diharapkan untuk mengapokasi bersama dinas kesehatan karena pemerintah kota Padang menyelamatkan generasi muda dari makanan yang membahayakan. melalui Balai POM hendaknya dapat melindungi masyrakat dari bahaya yang akan merusak kesehatannya masyarakat itu sendiri.pungkas Mahyeldi.

Kepala Balai Besar POM yang diwakili oleh Helda Murni menyampaikan ” kegiatan Car Free Day adalah rangkaian dari kegiatan memperingati  HUT  Balai POM ke-18, kegiatan ini merupakan salah satu tugas pokok Balai POM di Padang. pada hari ini Balai POM akan melakukan pemberian informasi edukasi kepada masyarakat kota Padang dengan tema berbakti untuk negeri. Untuk lebih meriahnya Hut Balai POM dilaksanakan berbagai kegiatan.Donor darah,Konsultasi obat,senam, pemeriksa kesehatan, jalan sehat, Bazar, Makanan gratis dan UMKM..(yz)

About kumpul website

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.