bedah kasus

Nasrul Abit: Pernyataan Hidayat Sifatnya Pribadi

Nasrul Abit
Padang-integritasmedia.com-VIDEO Hidayat anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang sempat viral, dengan pernyataannya yang dianggap memprofokasi ketika menerima perwakilan aksi demo aliansi BEM se-Sumbar di ruangan rapat DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (26/9), ditanggapi oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumbar Nasrul Abit.

Nasrul Abit menegaskan apa yang disampaikan Hidayat dalam video tersebut bukanlah mewakili pendapat partai, akan tetapi itu sifatnya pendapat pribadi. Dia juga menilai bahwa ucapan seperti itu tidaklah layak dari seorang anggota dewan.

“Tidak dibenarkan bermanuver seperti itu. Tidak dibenarkan dalam demo untuk berbicara tentang menurunkan presiden. Presiden itu eksekutif, dan satu kesatuan dengan legislatif di pemerintahan,” kata Nasrul Abit disela-sela Acara Simulasi Alat Penjernih Air Korem 032/ Wirabraja di Komplek GOR H Agus Salim, Jum’at (27/9).

Sekali lagi dia menegaskan, ujaran tersebut bukanlah sikap dan pernyataan resmi partai Gerindra. Namun, murni pendapat pribadi Hidayat. Partai tidak pernah menginstruksikan memberikan pernyataan yang bertentangan dengan pemerintah.

Pernyataan Hidayat, saat menggelar audiensi dengan perwakilan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Sumbar, mendapat protes dari seorang mahasiswa.

Perkataan Hidayat langsung di potong mahaiswa tersebut dan langsung mengatakan tujuan aksi yang mereka lakukan bukanlah untuk menurunkan presiden. Dia juga mengatakan bahwa pernyataan Hidayat seolah memprovokasi mahasiswa untuk menurunkan presiden.

“Aksi kami bukan turunkan Presiden, namun tolak RUUKHUP dan Revisi UU KPK,” tegas mahasiswa tersebut.

Anggota DPRD Sumatera Barat Hidayat sebelumnya sudah mengklarifikasi pernyataan di media. Pernyataan itu muncul secara spontan karena ingin mengungkap lebih jauh apa motif mahasiswa melakukan aksi tersebut. Tidak ada maksud lain. (at)

About integritasmedia2016

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.