liputan khusus

Wawako Hendri: Saatnya PSP Kembali Berjaya


Padang-integritasmedia.com-PERSATUAN Sepakbola Padang (PSP) akhirnya keluar sebagai juara kompetisi Liga 3 2019 Regional Sumatera Barat (Sumbar), setelah sukses mengalahkan Batang Anai FC dengan skor (2-1) pada partai final di Stadion GOR H. Agus Salim Padang, Minggu sore (29/9).
Kesuksesan tim yang berjuluk "Pandeka Minang" itu pun ikut disyukuri Ketua Umum PSP Padang Hendri Septa.

Ia pun tak tahan mengungkapkan rasa haru dan syukurnya usai penyerahan piala juara satu bagi klub kebanggaan masyarakat Kota Padang itu.

"Alhamdulillah, hari ini kita mendapat rahmat yang besar dari Allah SWT. Keberhasilan ini bukan keberhasilan saya, tetapi keberhasilan semua mulai dari manajer jajaran pelatih dan offisial serta terutama seluruh pemain pemain yang telah bekerja keras bagaimana mengangkat kembali kejayaan PSP Padang yang sudah lama kita rindu-rindukan," ungkapnya bersemangat.

Wakil Wali Kota Padang itu pun berharap PSP bisa jaya di kompetisi selanjutnya, yakni Liga 3 2019 Regional Sumatera yang akan dilakoni PSP pada Oktober tahun ini. Meski diakui sedikit terkendala dari segi finansial, namun Hendri pun tetap optimis dan tak menampik PSP untuk bisa nantinya menuju Liga 2 Indonesia.

"Maka itu, kami sangat berterima kasih sekali kepada keluarga besar PSP yang telah bahu-membahu membantu PSP baik dari segi moril maupun materil. Begitu juga pihak sponsor yang memberikan dukungan sejauh ini," cetusnya.

"Ini adalah upaya dan tekad kita bersama dan insya Allah kita akan berkomitmen bagaimana PSP makin jaya dan sesuai target dari semuanya termasuk warga Kota Padang bagaimana PSP bisa masuk ke Liga 2 Indonesia. Untuk itu kami tentu mengharapkan dukungan semua pihak baik secara moril maupun materil," tukas Hendri Septa didampingi Manajer PSP Amril Amin.
Jalannya Pertandingan

Meski menghadirkan pertandingan yang ketat, sengit dan seru di sepanjang laga, dua gol PSP berbanding sebiji gol Batang Anai FC akhirnya menyudahi pertandingan.

Babak pertama berjalan kedua tim saling raba kekuatan. Pertarungan lini tengah tersaji. Batang Anai yang dimotori oleh pemain senior Randy Chandra berduel sengit dengan skuad PSP Padang yang dikomandoi Anggia Tofano.

Peluang bagi keduanya sempat tercipta namun masih sebatas ancaman dan belum mengenai target. Batang Anai terlihat bermain lebih efektif. Sementara PSP terburu buru dan sering kehilangan bola saat memasuki depan kotak 16.

Memasuki akhir babak, jual beli serangan meningkat. Menit 43' Batang Anai FC membuka kebuntuan. Kerjasama apik M. Jerri diselesaikan sempurna oleh tembakan akurat Deni Saputra ke sisi kanan penjaga PSP yang dikawal Imam Ichsan.

Tertinggal, PSP merespon cepat. Akselerasi Doin Rizky ke kotak penalti berakhir dengan hukuman penalti setelah terjatuh usai berebut sikulit bundar dengan salah seorang pemain Batang Anai FC.

Keputusan wasit Parizon sempat diprotes pemain pemain Batang Anai FC. Namun eksekusi penalti bagi PSP tetap berlanjut. Rori Pranandi Putra yang menjadi algojo dengan mulus lepaskan tembakan ke arah kiri penjaga gawang Batang Anai FC, Rinaldi Tanjung. Dimenit ke-46', skor sama kuat (1-1) menutup babak pertama.

Lepas turun minum anak asuh manager coach Joni Efendi makin bersemangat menambah gol. Sebaliknya Batang Anai FC yang diasuh Aminuddin, ST tak mau kalah. Tempo pertarunganpun langsung meninggi. Wasit Parizon bekerja keras mengadili laju laga.

Di menit 52' pemain Batang Anai FC Rivaldo melakukan pelanggaran keras kepada Jerry Noval yang menyebabkan terjadinya ketenggangan antara kedua kubu. Tetapi situasi itu masih bisa diredam, kartu kuning untuk Rivaldo.
Pertandingan kembali berlanjut. Hanya saja kerap berjalan keras dan menyebabkan friksi antara kedua tim. Sampai dimenit 57' Rori Pranandi memperbesar keunggulan PSP. Memanfaatkan bola kepas dari tangkapan Rinaldi Tanjung yang menghalau umpan Anggia Tofano, Rori mencocor bola ke gawang kosong. Kedudukan (1-2) untuk keunggulan PSP.

Berbalik unggul, PSP mendapatkan tekanan gencar dari Batang Anai FC. Tensi laga makin keras. Hujan kartu menghiasi paruh babak kedua. Diantaranya, kapten tim Batang Anai FC Randy Chandra yang gagal mengendalikan emosi, diganjar Kartu Merah akibat akumulasi Kartu Kuning.

Bermain dengan 10 orang pemain, tidak menyurutkan Batang Anai FC bekerja keras untuk mengejar skor. Tetapi peluang-peluang yang dikreasi terbentur tembok kokoh pertahanan rapat PSP yang diorganisir Eko Puji Yanto. Sampai babak kedua tuntas, Batang Anai gagal menciptakan gol. PSP Padang mengakhiri pertandingan dengan kemenangan tipis dan memastikan diri tampil sebagai juara Liga 3 2019 zona Sumbar. (at)

About integritasmedia2016

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.