limapuluhkota

Dugaan Pungli di PGRI Limapuluhkota,Wabup Ferizal Ridwan Sangat Prihatin

Dugaan Pungutan Berkedok Kesepakatan beberapa waktu lalu yang diekspos dimedia ini  Menjadi perhatian khusus oleh Wabup Ferizal Ridwan,setelah terjadi dugaan pemotongan langsung di Slip Gaji yang diterima masing-masing guru.

Ketua PC PGRI Kapur IX Sukarman Sihata pada wawancara langsung dengan awak media ini (17/12) lalu di Nagari Maek tempat acara HUT PGRI berlangsung.

Sukarman akui bahwa kesepakatan itu hanya dengan Pengurus PC Kecamatan dan Kepsek saja. "Dan memang sudah begitu sejak dahulunya,"ujar Sukarman 

"Mengenai Iuran itu dibagi 3 bulan, bulan pertama Rp 50.000, Rp. 100.000, dan Rp.100.000," katanya menambahkan.

Padahal, Pengadaan pakaian Tanding untuk kecamatan Kapur IX itu dibiayai oleh salah satu Bank, PT, dan 3 orang anggota DPRD.

Itu terucap dari salah satu pengurus PC PGRI Kapur IX,  yang diunggah melalui akun FB berinisial ( I ).

Beda lagi di Kecamatan Harau, Kalau di Slip Gaji dugaan pemotongan secara sekaligus sebesar Rp. 200.000,- / guru.

Kalau dijumlahkan secara keseluruhan, lumayan besar peredaran Uang di acara HUT PGRI ke 74 itu.

Ketua PGRI Kabupaten (Radimas) saat dikonfirmasikan melalui pesan WhatsApp tidak mau menjawab.

Dugaan pungutan yang dilakukan Oknum PC PGRI di beberapa Kecamatan yang ada di kabupaten ini mengundang reaksi dari Wakil Bupati (Ferizal Ridwan).

Selaku Wakil Bupati Ferizal sangat prihatin terhadap salahsatu organisasi yang mencetak manusia untuk jadi pintar tersebut.

Ferizal Ridwan melihat kondisi itu langsung memanggil ketua PGRI,pengurus,Kepsek dan Dinas terkait.Namun dengan berbagai Alasan mereka mengelak untuk klarifikasi dari orang yang nomor 2 (dua) tersebut,sewaktu dikonfirmasi media melalui WA.( Anton Cino)

About integritasmedia2016

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.