bedah kasus

Jalan Mekah Rusak Karena Gagal Stuktur


Padang, integritasmedia.com - JALAN Mekah di seputaran Pondok Pesantren Perkapungan Minangkabau, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang yang belum cukup dua bulan selesai dibangun, kini keadaannya kian memprihatinkan.

Karena disana sini jalan baru tersebut sudah banyak yang retak, pecah bahkan juga ada yang sudah patah.

Pekerjaan jalan beton ini baru memasuki bulan kedua selesai pengerjaannya, ungkap Edo salah seorang pemuda setempat. Bahkan dia menilai pekerjaan yang dilakukan tidak maksimal meskipun telah menggunakan ready mix.

corannya yang menggantung dan ada jaraknya dari tanah
"Mungkin ada formula atau campuran yang kurang sehingga daya tahan beton tidak bagus," ujar Edo.

Hal yang sama juga dikatakan Zaenal, menurutnya jalan retak atau pecah yang membelah jalan tersebut menurutnya tidak bisa diperbaiki dengan memplesternya saja. Itu harus dibongkar dan dilakukan pengecoran ulang.

"Kalau menurut saya harus di bongkar dan di lakukan pengecoran ulang, karena selain membelah jalan kemungkinan retaknya dalam," ujar Zaenal.

Ditambahkannya, pada sisi kiri dan kanan jalan tersebut ada corannya yang menggantung dan ada jaraknya dari tanah, terutama yang dekat jembatan.

"Bahkan pada bagian kanan dan kiri jalan ada rongganya. Tentu hal ini sangat rawan retak atau pecah saat ada sepeda motor atau mobil yang melintas meski bertonase rendah," lanjutnya.

rongga antara coran dan tanah
Lebih lanjut dia mengatakan, sama halnya dengan warga lain hendaknya ada perbaikan untuk lokasi yang telah rusak tersebut. Kalau ditambal dengan menggunakan plesteran saja rasanya kurang bagus karena selain dalam keretakanya juga cukup panjang.

Sementara itu Riki salah seorang pelaku konstruksi di Padang kepada integritas mengatakan, ini adalah jenis beton retak panjang. Pada kasus seperti ini, retak pada permukaan beton bisa mencapai 2 sampai 5 meter atau bahkan lebih.

Hal ini bisa disebabkan karena gagal struktur atau jika pada pekerjaan cor jalan biasanya dikarenakan lahan yang masih labil," terangnya.

Bahkan ada kemungkinan penyebab retakan melintang tersebut adalah lapisan pekerjaan pada sambungan beton tersebut terlalu tipis, ungkapnya menyelaskan.

Dan sampai saat ini integritas belum juga mendapatkan konfirmasi dari Norman selaku Kepala Bidang Cipta Karya dan Yunni Yuliza selaku Kepala Dinas di Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Padang. (ha)

About integritasmedia2016

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.