limapuluhkota

Kontroversi Penghargaan Pemkab Limapuluhkota Bernuansa Tidak Wangi

Limapuluhkota,Integritasmedia.com - Puluhan penghargaan yang diraih oleh Pemkab Limapuluh Kota selama 4 tahun Limapuluhkota dibawah kepemimpinan Bupati Irpendi Arbi,sebahagian ada yang dibeli  ujar Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan waktu jumpa pers 4 tahun refleksi  Selasa 31/12/2019 dia sebagai Wakil Bupati Limapuluhkota. Praktek jual beli penghargaan ini telah berlangsung sejak tahun 2017 silam.
Selain penghargaan yang diperoleh oleh Limapuluh Kota dengan dibeli, ada juga yang memang murni karena prestasi dan profesionalitas. Salah satu penghargaan yang dibeli tahun 2019 ini adalah penghargaan untuk PGRI Limapuluhkota baru-baru ini.
Lebih lanjut Ferizal membeberkan bahwa praktek jual beli penghargaan ini dikarenakan sudah terlalu banyak anggaran daerah yang terbuang hanya untuk sebuah popularitas,dan  praktek ini sudah berlangsung lama terjadi.

Keberanian Wabup membeberkan jual beli penghargaan ini dikarenakan ia berhasil menjebak salah seorang ASN yang tengah mengurus membeli penghargaan PGRI ini ke Jakarta.
“ASN ini saya jebak dan saya grebek di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sepulang dari Jakarta. Karena sudah ketahuan, akhirnya ASN ini mengaku. Jadi tidak mungkin saya berbicara hal seperti ini jika tidak sesuai data dan fakta,” ujarnya.
Bupati Setelah Terima Penghargaan
Praktek jual beli penghargaan ini bermula dari penghargaan WTP Pemkab Limapuluh Kota tahun 2017. Saat itu, Wabup yang menjadi bagian dari TAPD Limapuluh Kota menolak menerima honor TAPD. Namun dalam laporan tertulis WTP tersebut,ia selaku Wabup menerima honor tersebut,ulas Ferizal Ridwan.
“Honor TAPD tahun 2017 tidak diterimanya dan dengan terang-terangan ditolak,sebab dalam tim TAPD dia selaku  Wabup tidak dilibatkan. Tahu-tahu dalam laporan WTP, terya menerima. Dari situlah timbul niat saya untuk menelusuri bagaimana skema dan skenario penghargaan yang diperoleh oleh Limapuluh Kota ini.Dari situlah timbul niat dia selaku Wabup untuk menelusuri bagaimana skema dan skenario penghargaan yang diperoleh oleh Limapuluh Kota ini,” sebutnya.
Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, Radimas sewaktu dihubungi melalui WA  oleh media Integritas tentang penghargaan PGRI yang tetindikasi dibeli tersebut,sampai dengan berita ini dimuat,balasan ataupun tanggapannya selaku Ketua PGRI Kabupaten Limapuluhkita,Radimas diam seribu bahasa,ada apakah ini ??? (Anton Cino)

About integritasmedia2016

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.