Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

MITRA

Iklan

Iklan

iklan banner

Tag Terpopuler

Nanan : Bila Tidak Mampu Patuhi Protokol Kesehatan, Maka Hajatan Akan Dibubarkan

Rabu, 15 Juli 2020 | Juli 15, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-07-15T12:36:56Z
Lubuklinggau,Integritasmedia.com- Pemerintah Kota Lubuklinggau kedepannya berencana memberikan kelonggaran izin bagi warga masyarakat yang hendak menggelar hajatan, tentunya hal itu akan tetap mengacu pada protokol kesehatan.

Adapun sejumlah syarat protokol kesehatan yang wajib dipatuhi oleh pihak penyelenggara hajatan yaitu, jamuan makan wajib makanan kotak tidak boleh prasmanan, para tamu harus tetap menjaga jarak, memakai masker tidak diperkenankan bersalam-salaman, dan untuk mengenai hiburan ketika hajatan berlangsung diperbolehkan, namun diatas panggung tidak boleh banyak orang .

Kendati hal itu akan diterapkan, namun orang nomor satu di kota yang berslogankan Sebiduk Semare ini mengultimatum bagi warga yang akan menggelar hajatan ramai. Dirinya mengatakan bila tidak bisa mengedepankan protokol kesehatan, lebih baik jangan menggelar resepsi hajatan.

"Jika pihak tuan rumah dengan timnya tidak mampu menjalankan protokol kesehatan, lebih baik tidak usah menggelar hajatan, dari pada nantinya dibubarkan oleh petugas yang ada, dan ada pembatasan waktu pelaksanaan resepsi, acara hiburan yang diperkenankan, dari pukul 08.00 WIB hingga batas waktu maksimal pukul 14.00 WIB” terangnya pada awak media ini, Rabu ( 15/07 ) .

Ditambahkan H SN Prana Putra Sohe, mengenai aturan protokol kesehatan terkait penyelenggaraan hajatan, dirinya mengaku saat ini memasuki pembahasan oleh tim Gugus Tugas Covid-19.

 “Ini baru rencana, baru akan disosialisasikan, pelaksanaan paling satu atau dua minggu kedepan, nanti kita tindak lanjuti dengan perwal atau intruksi walikota, untuk memastikan protokol kesehatan berjalankan sebagaimana mestinya, akan ada Bhabinsa dan Bhabinkantibmas juga Lurah yang memonitor langsung di lapangan," beber H SN Prana Putra Sohe.

Ada sejumlah pertimbangan terkait kelonggaran yang diberikan oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk hajatan dan resepsi, meski sebenarnya Lubuklinggau belum ditetapkan new normal, yakni Kota Lubuklinggau sudah termasuk dalam kota berstatus resiko rendah.

"Dan selama Covid-19 ada banyak sektor yang lumpuh total hingga berdampak pada perekonomian masyarakat," pungkas Walikota Lubuklinggau, yang akrab di panggil dengan nama Nanan tersebut. ( Ali Akbar )
iklan banner

Liputan Khusus

Bedah Kasus

iklan banner

Pendidikan

Hukum dan Kriminal

iklan banner
×
Berita Terbaru Update