Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

MITRA

Iklan

Iklan

iklan banner

Tag Terpopuler

Gubernur Dampingi Kepala BNPB Tinjau Proyek Seawall Pantai Padang

Kamis, 15 April 2021 | April 15, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-04-15T14:12:49Z

Padang, integritasmedia.com - KAMIS (15/4/21) Gubernur Sumatere Barat Mahyeldi Ansharullah mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo meninjau lokasi pembangunan penanganan abrasi pantai Kota Padang di pantai Tugu Merpati Perdamaian, Muaro Lasak, Kelurahan QRimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat.

"Kita lihat bersama, pembangunan seawall (batu pemecah ombak) tersebut sudah tuntas, dengan dana Anggaran Belanja Pembangunan Nasional (ABPN) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp.19 miliar untuk penanganan abrasi pantai di tiga lokasi di Kota Padang yakni, kawasn pantai Masjid Al-Hakim, pantai Tugu Merpati dan pantai Pasir Jambak," ujar Doni.

Pembangunan seawall ini bertujuan untuk menghindari abrasi pantai, dan pekerjaan ini merupakan usulan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Padang kepada pemerintah pusat melalui BNPB, Doni menambahkan.

Kepala BNPB, Doni Monardo berharap dengan telah selesainya pembangunan seawell batu penahan gelombang untuk abrasi ini, tentu perlu dijaga dan dilestarikan. Seperti dengan penanaman pohon di sepanjang pantai, ini guna memperkuat dan mengurangi terjadi hantaman gelombang.

"Tidak hanya dilokasi ini saja, akan tetapi juga mesti diseluruh pesisir wilayah Sumatera Barat, pantainya bisa ditanami dengan strategi vegetasi supaya punya kekuatan menahan gelombang. Tentunya dengan jenis tanamannya yang cocok dengan lokasi seperti ini, seperti pohon pinago, waru, ketapang, cemara udang dan beringin", jelas Doni lagi.

Doni juga menyarankan kepada Gubernur dan pemerintah daerah untuk membuat peraturan. Apakah itu peraturan kepala daerah ataupun peraturan perda yang bisa membangun ekosistem secara kontinue maupun secara berlanjut, tidak sekedar menanam atau dibiarkan.

"Kalau ini bisa dikembangkan secara bertahap dan berlanjut, tidak boleh berhenti supaya bisa menyelamatkan generasi yang akan datang untuk jangka 30 atau 50 tahun yang akan datang pantai Padang dan semua pantai di pesisir Sumbar akan terlindungi oleh abrasi kalau di tanami oleh pohon," tutur Doni.

Doni juga ingatkan dan meminta kepada semua jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat untuk saling mengingatkan agar bersama-sama menjaga, merawat tanaman yang ada disepanjang pantai, jangan ditebang, jangan dirusak.

"Semakin banyak tanaman di pantai akan membuat pantai semakin tahan abrasi dan arah ke laut juga nanti akan bertambah pasirnya secara alami dari arah dalam laut," terangnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar mengatakan, pemerintah provinsi akan mendorong kabupaten dan kota di Sumbar yang memiliki daerah pantai, untuk menanam vegetasi, yakni ada pohon waru, Cemara udang, pinago dan beberapa tanaman lainnya.

Pengendalian pohon yang sudah ada nantinya akan disepakati bersama, mungkin pengendaliannya oleh peraturan-peraturan, ajak Mahyeldi.

"Bagi pohon-pohon yang sudah ada agar dijaga, kemudian bagi daerah-daerah yang masih kosong agar ditanami pohon ini. Tentunya hal ini perlu  menjadi gerakkan bersama masyarakat dan komponen pemerintah daerah menanami pohon disetiap pinggiran pantai ini", himbau Gubeenur mengakhiri.(ha/BHSPS)

Liputan Khusus

Bedah Kasus

Pendidikan

Hukum dan Kriminal

×
Berita Terbaru Update