Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

MITRA

Iklan

Iklan

iklan banner

Tag Terpopuler

Toko Bangunan merek Afif di Simpang Tembok, Terbakar

Senin, 03 Mei 2021 | Mei 03, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-05-04T01:56:44Z

 


LUBUK BASUNG, INTEGRITASMEDIA .COM Terbakarnya Toko Bangunan merek Afif di Simpang Tembok, pertigaan Jalan Diponegoro dan Jalan Ahmad Yani, Surabayo, Lubuk Basung, Ibukota Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (3/5/2021) terbakar. Peristiwa itu diketahui sekitar puku 07.30 WIB, ketika pemilik toko Atik membuka pintu toko.



Atik menjawab pertanyaan, mengaku, terperanjaat ketika pintu toko, begitu pintu toko dibuka, asap gelap menggelapkan pemndangannya. Ketika asap keluar melalui pintu yang dibuka, api langsung bergejolak, ia segera minta tolong, tapi apa daya, api cepat membubung tinggi membakar bahan bangunan yang mudah terbakar, cat, tiner, pipa VPC paralon, dan lainnya.

Mobil Damkar, baru sampai ke TKP antara pukul 08.30 hingga pukul 09.00 WIB, padahal, markas Damkar itu hanya berjarak sekitar satu kilo meter dari tempat kejadian. Awalnya armada damkar datang 4 unit, kemudian dua pergi, tinggal armad damkar 2, itu pun armada kecil.


Ada yang bilang, 2 damkar yang pergi itu pergi mengisi air, padahal air besar mengalir dalam bandar yang melintasi didepan dan dirusuk toko bangunan yang terbakar itu. Beberapa warga yang menyaksikan kebakaran itu, tenaga damkar tidak siapkan diri bertugas, kebanyakan diantara petugas tidak mengenakan perlengkapan pengaman diri, hanya pakai sandal jepit, tidak pakai rompi pengaman diri.


Ada yang menyebut, bangunan sudah tinggal puing-puing, tapi masih ada menyala, baru datang tambahan armada, entah datang dari mana, tidak didapat informasi, yang jelas banyak yang menyayangkan kinerja Damkar memadamkan kebakaran di Simpang Tembok Lubuk Basung itu.


Nal, kakak Atik pemilik toko, ketika diminta penjelasannya, mengaku tidak tahu banyak Peristiwa terbakarnya toko bangunan Afif, milik adiknya itu, tapi, ia memperidiksi, kebakaran itu terjadi ada unsur ketidak senangan, ia akan ungkap di Polisi, katanya, yang jelas kerugian ditaksir Rp4 milyar, belum termasuk kerugian bangunan, uang tertinggal dalam laci, dan dokumen penting lainnya, terang Nal. Mei Ridwan

Liputan Khusus

Bedah Kasus

Pendidikan

Hukum dan Kriminal

×
Berita Terbaru Update