Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

MITRA

Iklan

Iklan

iklan banner

Tag Terpopuler

Walaupun Dalam Masa Pandemi, Upacara Peringatan HUT RI di Kabupaten Padang Pariaman Berlangsung Khidmat

Selasa, 17 Agustus 2021 | Agustus 17, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-08-18T01:26:28Z

Parit Malintang, integritasmedia.com - PEMERINTAH Kabupaten Padang Pariaman peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia meskipun masih berada pada masa pandemi.  Karena upacara pengibaran bendera merah putih sebagai wujud rasa syukur dan mengingat akan pentingnya nilai-nilai perjuangan para pahlawan, dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari bangsa penjajah, pada Selasa (17/8/21) di halaman kantor bupati setempat.

Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Segenap Unsur Forkopimda, Ketua DPRD, anggota DPRD, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Adapun rangkaian dalam prosesi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Republik Indonesia di lingkungan pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dimulai dari mendengarkan pidato presiden RI, pengukuhan pasukan pengibar bendera merah putih,  renungan suci, Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI, mengikuti secara virtual detik-detik proklamasi dengan Presiden, Temu ramah dengan legiun veteran, PEPABRI, PWRI, DHC 45 Kabupaten Padang Pariaman, pemberian remisi untuk narapidana lapas II B Pariaman, mengikuti Upacara penurunan bendera pusaka dari istana negara secara virtual dan diakhiri dengan penurunan bendera merah putih di Halaman Kantor Bupati Padang Pariaman.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Padang Pariaman menerima CSR Bank Nagari Bidang Pendidikan sekaligus memberikan penghargaan kepada perangkat daerah terinovatif, perangkat daerah peringkat AA sistem nilai akuntabilitas pemerintah dan pemberian bantuan dari Baznas.

"Saat ini kita masih dalam masa pandemi Covid-19 semoga sesuai dengan tema peringatan HUT RI tahun ini yakninya Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, pandemi ini cepat berakhir kembali menggeliatkan perekonomian dan kita bisa hidup normal kembali," ungkap Suhatri Bur mengakhiri.(ha)

iklan banner

Liputan Khusus

Bedah Kasus

iklan banner

Pendidikan

Hukum dan Kriminal

iklan banner
×
Berita Terbaru Update