Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

MITRA

Iklan

Iklan

iklan banner

Tag Terpopuler

Bupati Suhatri Bur Buka Pelatihan Potensi Pertolongan di Bangunan Runtuh

Rabu, 31 Maret 2021 | Maret 31, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-04-01T03:35:16Z

Kayu Tanam, integritasmedia.com - BUPATI Padang Pariaman Suahtri Bur, SE, MM. membuka pelatihan potensi pertolongan di bangunan runtuh di INS Kayu Tanam, Rabu (31/3/21).

Dalam sambutannya Bupati Padang Pariaman menyampaikan, atas nama pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat Padang Pariaman mengucapkan terimakasih kepada Kepala Kantor SAR beserta jajaran yang telah memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai tempat untuk pelatihan ini, dengan harapan kegiatan ini dapat mempersiapkan kita untuk selalu tanggap dalam menghadapi bencana, makin solid dan terkoordinir dalam melaksanakan tugasnya.

"Sudah semestinya kita yang tinggal di negara yang terletak pada pertemuan tiga lempeng bumi dan memiliki puluhan gunung api aktif harus memiliki manajemen bencana yang baik, sebagai antisipasi bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam baik itu longsor, gunung meletus, dan banjir", terangnya

Ia juga menambahkan, guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan personil potensi SAR se Sumatra Barat khususnya di bidang pertolongan pada bangunan rumah runtuh maka pada kesempatan ini diadakan pelatihan bagi potensi SAR, Ia juga berharap kegiatan ini mampu memberikan sumbangsih yaitu karya bakti terbaik bagi masyarakat.

"Jadikanlah pelatihan ini sebagai ajang pembelajaran,tukar menukar pengalaman, dan mempererat jalinan silaturahmi diantara kita sebagai insan SAR", tutupnya.

Sementara itu Kepala Kantor pencarian dan pertolongan kelas A Padang Asnedi, S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengatakan, tujuan diselenggarakannya pelatihan ini yakninya untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis pertolongan di bangunan kepada potensi pencarian pertolongan, sehingga para potensi yang terlatih dapat membantu Basarnas dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan secara secara aman, cepat, tepat terpadu dan terkoordinasi.

Ia juga berpesan agar selama pelatihan selalu menerapkan protokol kesehatan, dan ikuti pelatihan ini secara seksama sehingga mampu menyerap ilmu baik itu secara teori maupun praktik.(ha)

iklan banner

Liputan Khusus

Bedah Kasus

iklan banner

Pendidikan

Hukum dan Kriminal

iklan banner
×
Berita Terbaru Update