Prihatin Kasus Rudakpaksa Pelajar SD Musirawas, Kepala DP3A : Semoga Tidak Terjadi Lagi

M Rozak

"Terkait kasus Rudakpaksa tersebut, orang nomor satu dijajaran DP3A kabupaten berslogankan Lan Serasan Sekantenan ini sebelumnya telah menyambangi TKP dan pihaknya telah memberikan pendampingan".


Musi Rawas, integritasmedia.com - BARU-baru ini Masyarakat Kabupaten Musi Rawas digemparkan atas kasus Rudakpaksa terhadap pelajar SD kelas VI, berinisial WN (12) warga Kecamatan Selangit dengan pelakunya AB (16) pelajar SMP ditambah lagi merupakan paman korban sendiri. Terjadinya hal tersebut diduga akibat pelaku menonton video porno dari gadget. 


"Kita sangat prihatin dengan kejadian tersebut, tentunya harapan agar peristiwa yang memilukan seperti ini tidak terulang lagi. Khususnya di Kabupaten Musi Rawas yang kita cintai. Kita prihatin, jangan sampai ditiru oleh yang lain," ucap Kepala DP3A Musi Rawas, M Rozak, Jum'at (9/9/22). 


Terkait kasus Rudakpaksa tersebut, orang nomor satu dijajaran DP3A kabupaten berslogankan Lan Serasan Sekantenan ini sebelumnya telah menyambangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pihaknya telah memberikan pendampingan. Kasusnya telah ditangani oleh pihak Kepolisian Musi Rawas dan pelaku sudah mendekam ditahanan. 


Guna menghindari hal serupa, M Rozak mengatakan adalah tugas bersama dalam mencegahnya. Bukan hanya DP3A, juga tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan serta para orang tua. Kejadian seperti ini tidak lepas adanya peran kemajuan dari teknologi itu sendiri, sehingga bila tidak diiringi dengan keimanan bisa mempengaruhi prilaku yang menyimpang. 


"DP3A Kabupaten Musi Rawas saat ini dan kedepannya akan terus turun ke desa-desa guna melakukan sosialisasi, termasuk ke sekolah menyampaikan tentang bahaya dampak negatif dari teknologi, juga bahaya pergaulan bebas. Serta orang tua diharapkan terus aktif memantau anak-anaknya ketika beraktifitas, terutama dalam penggunaan handphone," tutup Kepala DP3A Musi Rawas. (ali as)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama