SD N 02 Maringgiang ini layak diberi apresiasi dan di contoh oleh Madrasah/Sekolah lainnya.

 


Pasaman, integritasnews.com--SDN 02 Maringgiang yang berlokasi di Nagari Malampah kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat  tak hanya berupaya mendorong anak didiknya untuk bisa berprestasi baik di tingkat daerah hingga nasional tetapi juga mengajarkan kepada para peserta didik untuk bisa membangun karakter diri  dengan sebaik-baiknya.



Untuk penumbuhan karakter siswa, salah satu kegiatan yang dilaksanakan di  SD N 02 Maringgiang  yaitu kegiatan "Kultum" (Kuliah Tujuh Menit ) yang rutin dilaksanakan setiap hari Jum’at pagi sebelum Proses Belajar Mengajar dimulai.


Dalam pantauan Awak media di lapangan pada Jumat 28/7/2023 ini.


Kultum tersebut adalah rangkaian kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh peserta didik.


Kultum oleh peserta didik dilakukan secara bergilir terjadwal sehingga peserta didik bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik.


Kepala UPT SD N 02 Maringgiang Ramayetti menjelaskan, melalui kegiatan ini Sekolahnya ingin menumbuhkan dan menanamkan karakter kepribadian dan pemahaman keagamaan peserta didik agar apa yang diutarakan pada isi kegiatan peserta didik bisa diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari khususnya di lingkungan Sekolah hingga lingkungan masyarakat.


Untuk menanamkan karakter yang baik pada anak didiknya, kegiatan lain yang juga cukup menarik dan layak diapreseasi adalah, kegiatan Kepala UPT SDN 02, dewan guru, pegawai dan peserta didik di sekolah ini yang setiap pagi selalu melaksanakan Sholat Duha dan Sholat Zuhur Berjamaah.


Menurut Ramayetti, hal ini dilakukan juga untuk membangun karakter anak didik dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap Allah, tujuannya bisa meminimalisir atau bahkan meniadakan tindakan kekerasan di sekolah.


"Guru di SDN 02 Maringgiang selalu menawarkan pilihan pada anak-anak untuk menumbuhkan sifat "berkarakter" pada dirinya masing-masing.

"dengan setiap hari guru menyambut peserta didik, sehingga diharapkan yang muncul pada anak-anak adalah sifat tersenyum, memaafkan, mencintai, bersyukur dan selalu berusaha dengan harapan positif," tandas Ramayetti.


Lebih lanjut beliau menambahkan dengan adanya kultum ini, bisa juga menumbuh kembangkan semangat dan mental anak-anak untuk tampil di hadapan orang banyak, katanya.


Karakter anak akan terbentuk dengan sendirinya, imbuhnya lagi.


Moga kegiatan ini berlanjut dan nantinya bisa terbentuk peserta didik yang baik dan berakhlak mulia, tambah Ramayetti penuh harap sekaligus menutup pembicaraannya. (Ayang)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama