![]() |
| Direktur Teknik Perumda AM Kota Padang, Andri Satria saat menerima kunjungan mahasiwa asal Jepang di IPA Palukahan (foto-humas perumda am padang) |
Padang, integritasmedia.com - SETELAH beberapa kali menerima kunjungan mahasiswa, lokal, nasional, bahkan internasional, dan pada Rabu 10 September kemarin Perusahaan Daerah Air Minum (Peruda AM) Kota Padang kembali menerima kunjungan mahasiswa asal Jepang.
Kegiatan ini berlangsung di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan, salah satu fasilitas utama milik Perumda AM Kota Padang yang menjadi tulang punggung penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Padang. Para mahasiswa asal "negeri sakura" itu tampak antusias mengikuti paparan, diskusi, dan berkeliling area instalasi untuk menyaksikan secara langsung proses pengolahan air dari sumber hingga layak konsumsi.
Kunjungan tersebut diterima oleh Direktur Teknik Perumda AM Kota Padang, Andri Satria, yang secara langsung memberikan penjelasan teknis kepada para mahasiswa mengenai tahapan proses pengolahan air, mulai dari pengambilan air baku, proses koagulasi-flokulasi, sedimentasi, filtrasi, hingga desinfeksi. Dalam kunjungan ini, para mahasiswa secara khusus mempelajari proses penjernihan air di IPA Palukahan yang memiliki kapasitas produksi sebesar 100 liter per detik (LPS).
IPA ini melayani kebutuhan air minum di kawasan Padang Utara dengan menggunakan metode pengolahan air lengkap (full treatment), beber Andri Satria.
Dilanjutkannya, dalam pemenuhan kebutan air bersih masyarakat, Perumda AM Kota Padang terus melakukan pengembangan teknologi pengolahan air bersih melalui adopsi Internet of Things (IoT) Solutions untuk sistem pengukuran dan pemantauan air secara digital menggunakan Smart Water Meter dengan Valve, serta membangun IPA dengan kapasitas besar di beberapa lokasi seperti di Sungai Latung Lubuk Minturun. Selain itu, upaya pengembangan mencakup peningkatan kualitas pelayanan melalui sertifikasi laboratorium dan penyediaan Spot Air Siap Minum di fasilitas umum.
Bahkan, dia juga menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat adalah kondisi dan kualitas air baku yang cenderung fluktuatif akibat musim hujan, pencemaran lingkungan, dan sedimentasi tinggi. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemantauan dan respons cepat agar kualitas air yang disalurkan tetap aman dikonsumsi masyarakat.
Dipenghujung kegiatan tersebut, Andri Satria berharap, melalui kunjungan ini Perumda AM Kota Padang tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga berupaya membentuk jembatan antara dunia akademik dan industri. Mahasiswa mendapatkan pembelajaran berharga, dan perusahaan memperoleh semangat baru dari antusiasme generasi muda yang akan menjadi bagian dari masa depan pengelolaan air bersih. Untuk Perumda AM Kota Padang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, baik dengan mahasiswa dalam negeri maupun luar negeri.
Dari kegiatan ini dapat disimpulkan, bahwa keberhasilan pengelolaan air tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh sinergi antara pengetahuan, sumber daya manusia, dan kemauan untuk terus belajar dan berkembang, pungkas sang Direktur Teknik itu.(hen)
#PemkoPadang #PerumdaAMKotaPadang #IPAPalukahan #MahasiswaJepang

إرسال تعليق