Gagal Tembus Gaza, Wanda Hamidah: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Harus Diadili

Wanda Hamidah setelah tiba kembali di Indonesia (foto-mc)


Jakarta, integritasmedia.com - AKTIVIS dan politisi Wanda Hamidah telah tiba kembali di Indonesia usai menjalani misi selama 31 hari bersama rombongan Kapal Global Sumud Flotilla, yang bertujuan membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza. Banyak cerita dalam misi kemunisiaan ini. Bahkan sebelum mencapai Gaza, Armana ini sempat diserang saat singgah di Tunisia.


Diketahui, Armada Global Sumud menjadi misi maritim terbesar yang mencoba menembus blokade laut menuju Jalur Gaza. Rombongan ini melibatkan 50 kapal dan 1000 peserta, selain Wanda Hamidah di dalamnya juga ada aktivis lingkungan Swedia Greta Thunberg, mantan Walikota Barcelona Ada Colau dan aktor ‘Game of Throne' Liam Cunningham yang mulai berlayar pada akhir Agustus lalu.


Sumud Global disebut sebagai Flotilla karena berada di bawah satu komando. Armada ini sempat diserang selama singgah di Tunisia Minggu (7/9/25) lalu dan dijadwalkan mencapai Jalur Gaza dalam beberapa hari ke depan ketika itu.


Dalam pernyataannya, Wanda menyebut bahwa misi rombongannya membawa kebutuhan dasar seperti alat oksigen, susu bayi, dan pampers untuk anak-anak Gaza. Ia juga mengkritisi sikap pemerintah Israel yang menahan aktivis dan menegaskan bahwa mereka yang melakukan tindakan kemanusiaan semestinya tidak diperlakukan sebagai penjahat. 


Lebih lanjut, Wanda menuntut agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diadili atas dugaan tindakan genosida terhadap warga Palestina. Meskipun misi mereka gagal untuk menembus blokade, ia berjanji akan kembali dengan armada yang lebih baik untuk membantu rakyat Palestina.(mc/int)


#wandahamidah #gaza #bantuankemanusiaan

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama