![]() |
| Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani, saat membuka Penyuluhan Sosial bagi penyandang disabilitas, keluarga, pendamping dan stakeholder (foto-inegritasmedia/hen) |
Padang, integritasmedia.com - PEMERINTAH Kota (Pemko) Padang berkomitmen mewujudkan pembangunan inklusif dengan melibatkan penyandang disabilitas melalui berbagai kebijakan dan program, seperti penerbitan Peraturan Daerah (Perda) tentang hak disabilitas, penetapan kawasan ramah disabilitas, pemberian beasiswa dan pelatihan keterampilan, penyaluran bantuan sosial dan usaha, bahkan rekrutmen PNS disabilitas untuk meningkatkan kesejahteraan dan partisipasi aktif mereka dalam pembangunan.
Serta, memastikan penyandang disabilitas dapat menjalani kehidupan yang setara dengan masyarakat lainnya dan bisa berpartisipasi aktif serta berkontribusi lebih banyak lagi dalam pembangunan kota. Apalagi kini, Pemerintah Kota Padang memandang penyandang disabilitas sebagai mitra sejajar, bukan lagi hanya sebagai penerima manfaat.
Untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak penyandang disabilitas serta memberikan pemahaman mengenai interaksi yang baik, mendorong pemberdayaan serta kemandirian mereka, pada Rabu 2 Oktober 2025, di New D’ Have Hotel Siteba, Dinas Sosial Kota Padang mengadakan Penyuluhan Sosial bagi penyandang disabilitas, keluarga, pendamping, dan stakeholder di Kota Padang.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani, S.STP, M.PA. Dalam sambutannya ia menyampaikan, pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan kelompok penyandang disabilitas untuk menciptakan pembangunan yang inklusif.
Dilanjutkan Heriza, tujuan Penyuluhan Sosial ini sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan penyandang disabilitas agar lebih mandiri, percaya diri, dan terintegrasi dalam masyarakat. Dengan memberikan pemahaman kepada penyandang disabilitas, keluarga, dan pemangku kepentingan mengenai hak-hak mereka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Bahkan, juga menyediakan edukasi seperti bahasa isyarat dan pelatihan keterampilan yang dapat mendukung kehidupan mereka untuk lebih sejahtera.
“Sementara, dari sudut pandang hak asasi manusia (HAM) terhadap disabilitas tersebut, pemerintah sidorong untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif, yang menghargai keragaman dan melibatkan penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan. Mereka harus dilihat sebagai potensi produktif bangsa,” katanya Heriza lagi.
Dengan tidak melupakan pemberian dan pemenuhan bantuan permakanan dan bantuan alat bantu seperti kaki palsu, alat bantu dengar, kursi roda, dan lain sebagainya.
Lebih lanjut Heriza menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi penyandang disabilitas untuk menciptakan pembangunan yang inklusif. "Pemerintah Kota Padang kini memandang penyandang disabilitas sebagai mitra sejajar, bukan lagi hanya sebagai penerima manfaat,” ujarnya.
Untuk itu, kedepannya sangat dibutuhkan penanganan masalah sosial yang berkelanjutan dengan pendekatan holistik yang menggabungkan partisipasi aktif masyarakat, pemberdayaan, pendidikan, inovasi sosial, kearifan lokal, dan kebijakan publik, harap Heriza mengakhiri.
Sebelumnya, Kabid Rehabilitasi Sosial, Desfi Hendri, SE. M.Ec, selaku ketua panitia menyampaikan, Penyuluhan Sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyandang disabilitas serta memperkuat peran keluarga dan pihak terkait dalam mendukung pemberdayaan mereka.
“Penyuluhan ini diikuti 100 peserta, yang terdiri dari penyandang disabilitas, keluarga yang memiliki anak penyandang disabilitas, pendamping dari tenaga kesejahteraan sosial kecamatan, serta perwakilan organisasi dan komunitas penyandang disabilitas,” pungkasnya.
Penyelengaraan kegiatan Penyuluhan Sosial ini berdasarkan
-Undang Undang Nomor 11 Tahun 2009,
Tentang Kesejahteraan Sosial
-Undang Uundang Nomor 8 Tahun 2016,
Tentang Penyandang DisabilitasI
-Peraturan Daetah Kota Padang Nomor 3 Tahun 2015,
Tentang Pemenuhan dan Perlindungan Hak-Hak Penyandang DisabilitasI
-DPA Dinas Sosial Kota Padang Tahun 2025 ,
Program : Rehabilitasi Sosial
Kegiatan : Pembweian Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual dan Sosial.
Selain Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani, S.STP, MPA, juga hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut adalah, Kepala BBPPKS Regional Sumatera I, Nuryadi, SPd, M.Si, Ketua Komnas HAM Provinsi Sumatera Barat, Sultanul Arifi, S.SOs, MH, serta dari RSUP M Djamil Padang, Dr. Riri Prima Yolanda, SPKFR.(hendri)
#KotaPadang #DinasSosialKotaPadang #PenyuluhanSosial #PenyandangDisabilitas

Posting Komentar