Warga Khawatir Curah Hujan Tinggi, Namun Air di Batang Bangkahan Pasie Laweh tak Kunjung Ada

Batusangkar,IntegritasMedia.com

Curah hujan yang sangat tinggi beberapa pekan ini di wilayah Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, membuat kecemasan warga, disebabkan air dibatang bangkahan Pasie Laweh tak kunjung ada, padahal di area gunung marapi juga curah hujan sangat tinggi.


Saat awak media menelusuri batang bangkahan Pasie Laweh, tepatnya di atas cek dam ( sabo dam) tampak material sudah menumpuk dan bahkan dasar batang bangkahan sudah sama rata dengan tanggul, apabila datang air bah diperkirakan akan meluap dan bahkan bisa meluluh lantakan perkampungan

Edi salah satu warga saat dikonfirmasi awak media IntegritasMedia.com mengatakan, " dengan curah hujan yang sangat tinggi saat ini kita kuatir terjadinya galodo ( banjir bandang ). Pasalnya di area gunung marapi curah hujan juga sangat tinggi. Namun air tak kunjung turun kebawah". Sampainya.


Lanjutnya lagi, " biasanya apabila hujan di area gunung marapi, batang bangkahan ini akan berair. Tetapi saat ini tdak ada ( kering),  yang saya herankan kalau hujan di gunung, pasti ada sarosa tuo ( air terjun ) tampak namun saat ini tidak.ada".  Ujarnya

Sementara itu Ketua Satuan Tugas  ( satgas) bencana Nagari Pasie Laweh Arrizal saat diminta tanggapannya mengatakan, "  kami dari satgas nagari telah   melakukan pemantauan di lapangan,  yang mana di jalur batang bangkahan tidak ada nya air yang mengalir yang berasal dari hulu marapi. Sat PB Nagari langsung melaporkan kondisi tersebut kepada wali nagari dan camat sungai tarab, dan wali nagari langsung menghubungi BPBD tanah datar.


Setelah koordinasi dengan BPBD Tanah Datar dan Camat Sungai Tarab, Pemerintah Nagari langsung membuat surat permintaan kepada BPBD Tanah Datar untuk melakukan pemantauan dengan Drone di hulu marapi untuk pengecekan apakah ada terjadinya penyumbatan aliran sungai di area bangkang sampik atau ada nya longsor yang menutupi jalur aliran batang bangkahan, bisa juga karena kemarau panjang beberapa bulan lama nya membuat keretakan dan saat hujan terjadi air langsung meresap. Jadi secara pemerintahan kita sekarang menunggu tanggapan dan tindakan dari BPBD tanah datar". Tutup Arrizal


Pewarta : Bonar Surya



Post a Comment

أحدث أقدم