Bukittinggi,Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan merilis perkembangan harga kebutuhan pangan pokok di Pasar Bawah, Kamis (6/11/2025).
Informasi ini disusun berdasarkan hasil pemantauan rutin Enumerator Panel Harga Pangan Kota Bukittinggi.
Beberapa komoditas diketahui mengalami fluktuasi harga. Untuk komoditas beras, jenis Kuriak dijual pada kisaran Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras medium SPHP berada pada kisaran Rp13.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan bumbu dapur, bawang merah terpantau berada pada harga Rp25.000 per kilogram, dan bawang putih sekitar Rp31.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting tercatat berada pada level Rp73.400 per kilogram.
Pada komoditas protein hewani, daging sapi murni dijual rata-rata Rp150.000 per kilogram, dan daging ayam ras sekitar Rp42.600 per kilogram. Telur ayam ras berada pada posisi Rp28.500 per kilogram.
Untuk kebutuhan bahan pokok lainnya, gula pasir konsumsi berada di harga Rp17.200 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana di kisaran Rp19.200 per liter, dan minyak goreng curah sekitar Rp15.000 per liter.
Sementara tepung terigu kemasan berada pada harga Rp12.700 per kilogram, dan tepung terigu curah sekitar Rp8.000 per kilogram.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, Hendri, menyampaikan bahwa pemantauan harga dilakukan setiap hari untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terkendali.
Hendri mengatakan bahwa kondisi pasokan hingga saat ini relatif stabil. Pemerintah terus berkoordinasi dengan pedagang, distributor, dan instansi terkait agar harga komoditas pokok tetap terjaga dan tidak terjadi lonjakan yang signifikan jelang akhir tahun.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan menyesuaikan kebutuhan.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah terus mengawasi pergerakan harga, termasuk kesiapan cadangan pangan daerah.
Dinas Pertanian dan Pangan akan terus menyampaikan laporan perkembangan harga secara berkala sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat.

Posting Komentar