Bukittinggi,Satu bangunan kontrakan yang dihuni empat kepala keluarga dilalap api di Kelurahan Pulai Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 10.30 WIB
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi merespons cepat kejadian tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri AP, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat tepat pada pukul 10.30 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Regu Yudha langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Begitu laporan masuk ke Mako DPKP Bukittinggi, personel langsung meluncur ke alamat kejadian. Respon time kami sekitar lima menit hingga tiba di lokasi,” ujar Joni Feri.
Untuk memadamkan api yang sudah membesar saat petugas tiba, DPKP Bukittinggi menurunkan 7 unit armada, ditambah 2 unit armada dari Damkar Kabupaten Agam.
Total terdapat sekitar 40 personel DPKP Bukittinggi dan 10 personel Damkar Agam yang terlibat dalam operasi pemadaman.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah proses pemadaman dan pendinginan yang berlangsung hingga pukul 11.15 WIB.
Adapun penghuni yang terdampak,Chris (42) pedagang, Nari (40), Carlos (39) pedagang, dan Ratih (42) pedagang
Sementara itu, kerugian materi masih dalam pendataan, dan penyebab pasti kebakaran sedang diselidiki oleh pihak berwenang.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga melakukan identifikasi lapangan, pendataan penghuni, serta memberikan edukasi kepada warga sekitar terkait bahaya kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” tambah Joni Feri.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Dokumentasi kegiatan pemadaman telah dihimpun oleh Piket Regu Yudha DPKP Kota Bukittinggi.

إرسال تعليق