![]() |
| Pendistribusian air bersih kepada warga yang mengalami krisis air bersih akibat bencana banjir bandang yang melanda Kota Padang beberapa hari lalu (foto-humas perumda am kota padang) |
Padang, integritasmedia.com - SETELAH sepat terputusnya pendistribusian air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, kini pemulihannya terus dipercepat. Untuk itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) bersama Perumda AM Kota Padang melakukan kolaborasi dalam penyediaan dan distribusi air bersih. Kerja sama lintas instansi ini dinilai menjadi penopang utama kebutuhan dasar warga yang masih berada di lokasi pengungsian maupun wilayah yang akses airnya terputus akibat banjir pekan lalu.
Sejak hari pasca banjir bandang, Disperkim Kota Padang langsung menurunkan 30 unit mobil tangki yang bergerak tanpa henti melansir air bersih ke kawasan terdampak. Armada ini difungsikan sebagai storage mobile bagi warga dan pengungsi, sehingga kebutuhan air harian untuk memasak, mencuci, hingga sanitasi tetap terpenuhi meski jaringan air perpipaan sempat tidak dapat beroperasi normal.
Kepala UPT Rusunawa Disperkim Kota Padang, Angga Liberdo, menyebut penyediaan armada tangki merupakan langkah cepat untuk menutup celah kebutuhan air bersih di masa darurat.
“Tanki air ini difungsikan sebagai storage penampungan yang bisa langsung dimanfaatkan para pengungsi. Kami memastikan armada terus beroperasi dan menyentuh titik-titik yang membutuhkan,” ujarnya, Selasa (2/12/25).
Sementara itu, Perumda Air Minum Kota Padang berperan memasok seluruh kebutuhan air bersih untuk pengisian mobil tangki. Dalam kondisi infrastruktur distribusi yang sebagian masih terganggu lumpur dan material banjir, para petugas Perumda AM bekerja dengan pola shift penuh, memastikan suplai air tidak pernah berhenti.
Mulai dari hulu pengolahan, pengawasan kualitas, hingga pengisian tangki, pekerjaan berlangsung hingga larut malam. Di beberapa titik, petugas bahkan harus membuka akses manual karena sebagian valve dan pipa masih tertutup endapan banjir.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa mempercepat pemulihan layanan air bersih adalah prioritas utama lembaganya.
“Dalam situasi darurat seperti ini, kami tidak bicara soal jam kerja. Ini tugas kami, dan petugas di lapangan tahu betul bahwa ribuan warga menunggu air bersih untuk menjalani hari-hari mereka. Tidak ada kata lelah untuk pelayanan dasar,” ujarnya.
“Kami berkoordinasi erat dengan Disperkim agar armada tangki bisa langsung mengisi dan bergerak. Kecepatan distribusi adalah kunci.”
Hendra juga menambahkan bahwa tim teknis Perumda AM terus melakukan perbaikan jaringan perpipaan di beberapa titik rawan lumpur dan longsor. Perbaikan dilakukan paralel dengan suplai darurat melalui tangki agar masyarakat tidak mengalami kekosongan layanan.
Menurut data Disperkim, armada tangki telah ditempatkan pada sejumlah lokasi prioritas, di antaranya:
Dapur Umum Kelurahan Surau Gadang – 1 unit
Posko SDN 02 Cupak Tangah
Posko PMI (4 unit)
Jati depan Adabiah – 1 unit
Jalan Tanah Datar Siteba – 1 unit
Setiap titik menerima suplai berulang sesuai kebutuhan harian dan jumlah pengungsi.
Kolaborasi cepat antara Disperkim dan Perumda AM ini menjadi salah satu intervensi terpenting sejak banjir melanda. Di tengah terbatasnya akses air bersih, keberadaan tangki keliling memberi ruang bernapas bagi masyarakat yang tengah dalam masa pemulihan.
“Kami berharap langkah bersama ini mampu menjawab kebutuhan dasar warga di masa darurat,” tutur Angga Liberdo.
Sinergi antarlembaga ini juga dinilai memperkuat kesiapsiagaan Kota Padang dalam menghadapi bencana yang serupa di masa mendatang bahwa respons cepat, koordinasi erat, dan komitmen tanpa jeda dari petugas lapangan menjadi penentu keselamatan dan kenyamanan warga.(Mond/hen)
#PemkoPadang #PerumdaAirMinumPadang #Pemulihan #PascaBanjir #PendistribusianAirBersih

Posting Komentar