KSB Anak Nagari Peduli Agam Merobah Tangis menjadi Senyum

 


Agam, integritasmedia.com--Banjir bandang 5 hari lalu di Palembayan Kabupaten Agam Sumatera Barat telah luluh lantakan Dua bua Nagari (Desa) Yakni Salareh Aia dan Nagari Salareh Aia Timur.


Ratusan buah rumah hancur, harta benda hilang di bawa derasnya arus banjir bandang.


Tidak hanya sampai disini, ratusan nyawa manusiapun melayang, bahkan masih ada yang belum ditemukan hingga hari ke 6 paska Banjir Bandang yang telah porak porandakan empat kejorongan yang berada di Dua Nagari/Desa tersebut.


Donasi berdatangan dari seluruh penjuru mulai dari kampung tetangga hingga Provinsi tetangga.


Kesedihan teramat sangat dirasakan oleh keluarga yang selamat, betapa tidak, di hadapan mata kepala sendiri orang yang begitu di cintai di seret oleh kejamnya banjir bandang, anak, istri, suami, kakek, nenek serta teman sesama bermain di seret oleh air bercampur lumpur, 


Isak tangis, terdengar di mana-mana, ada yang memanggil anaknya, memanggil istri, memanggil suami mereka sembari memandangingi tanah lumpur yg sudah mulai mengeras karena teriknya matari di dua hari belakangan, namun keluarga yang hilang masih belum di temukan oleh team gabungan SAR TNI Polri yang bertugas tanpa henti.


Tangis demi tangis silih berganti, Namun di sini tangis tersebut di robah menjadi sebuah senyum pelipur lara,


Karena ratusan pengunjung datang dengan penuh harapan membawa secercah kebahagiaan.


Pengunjung yang datang mulai dari masyarakat biasa hingga pemimpin tertinggi di Negeri ini.


Senyum pengobat luga di berikan oleh salah satu organisasi Masyarakat yang ternama di Kabupaten Agam, walaupun usia Ormas ini seumur jagung, yaitu Anak Nagari Peduli (ANP) yang di pimpin oleh Syofiandi dan kawan-kawan.


Syofiandi di hadapan media ini mengatakan bahwa, menyalurkan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di koto alam Nagari Salareh Aia Timur, katanya.


"kami KSB anak nagari peduli, merubah tangis menjadi senyum, dengan cara kami sendiri, sesuai dengan kemampuan kami", katanya.


Lebih lanjut Syofiandi yang di dampingi oleh sekretaris nya Zarmaidi dan Bendera Ali Buzamar, beliau mengatakan bahwa menjadikan satu orang korban Banjir bandang tersebut jadi anak asuh nya.


"Saya pungut satu orang dan saya pastikan memniaya sekolah anak tersebut sampai tamat sekolah menengah Atas (SMA/SMK)", kata Syofiandi.


Hal ini di lakukan Karena jiwa kemanusiaan yang telah mendarah daging bagi kami KSB Anak Nagari Peduli Agam, katanya lagi.


Di penghujung pembicaraannya Syofiandi berharap agar anak tersebut betah dan bisa sedikit meringankan beban orang tua korban, jelasnya, sekaligus menutup pembicaraannya. (Datuak)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama