Tanpa Pamrih: Kendaraan Mogok, Longsoran dan Pohon Tumbang Juga Dikerjakan Tim Urai Kemacetan Ditlantas Polda Sumbar

Aktifitas Tim Urai Kemacetan Ditlantas Polda Sumbar di jalur Sitinjau Lauik (foto-Humas Ditlantas Polda Sumbar)


Padang, integritasmedia.com - SEJAK akses jalan Lembah Anai ditutup sementara karena terputus akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu, sehingga ruas jalan Padang-Solok via Sitinjau Lauik menjadi satu-satunya rute pilihan yang bisa dilalui, sehingga lonjakan kendaraan tak terhindarkan sampai hari ini.


Peningkatan volume kendaraan tersebut memicu antrean panjang setiap harinya. Keadaan tersebut tentu sedikit menganggu kelancaran dan kenyamanan berlalu lintas di jalur tersebut.


Namun begitu, keadaan tersebut berusaha diatasi oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat, dengan menurunkan Tim Urai Kemacetan di Sitinjau Lauik.


Di balik aktivitas tim tersebut, ada kepentingan yang jauh lebih besar: stabilitas ekonomi Sumatera Barat. Arus logistik bahan pokok, sembako, hasil pertanian, hingga distribusi industri dari dan menuju Kota Padang sangat bergantung pada kelancaran Sitinjau Lauik.


Dilapangan, tim urai terus membuktikan kesiapannya menghadapi berbagai kondisi, termasuk cuaca ekstrem dan peningkatan volume kendaraan yang luar biasa.


Keberadaan mereka, dituntut untuk selalu siaga tanpa henti, selain mencegah terjadinya kemacetan panjang dan kecelakaan yang berpotensi menghentikan aktivitas ekonomi.


Kendaraan mogok, genangan air, longsoran kecil, ranting jatuh ke jalan, sampai pohon tumbang juga mereka kerjakan tanpa pamrih untuk menjaga agar laju kendaraan tetap lancar.


"Ini sudah komitmen kami beserta jajaran Ditlantas untuk menjaga Sitinjau Lauik tetap aman, nyaman, lancar dan terkendali," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq.


Sitinjau Lauik adalah jalur vital yang penuh risiko. Kehadiran tim urai adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tambah Reza.


Ia melanjutkan bahwa tugas Ditlantas tidak berhenti pada penanganan kecelakaan atau kemacetan semata.


Terakhir Dirlantas Polda Sumbar tersebut mengajak masyarkat untuk  membangun kesadaran secara kolektif. Setiap pengguna jalan harus mematuhi rambu, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, dan mengutamakan etika berkendara. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Personel kami di lapangan adalah jaminan agar Sitinjau Lauik tetap aman untuk dilalui.(hen)


#PoldaSumbar #DitlantasPoldaSumbar #TimUraiKemacetan #SitinjauLauik

Post a Comment

أحدث أقدم