![]() |
| Luapan sungai di Kota Padang pada Senin kemarin sempat menganggu pengolahan air bersih (Foto-Hms Perumda AM Pdg) |
Padang, integritasmedia.com - HUJAN deras dalam jangka panjang yang menguyur Kota Bingkuang sepanjang Senin (16/2/26) kemari, kembali menggakibatkan terganggunya pengolahan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, karena meluapnya aliran beberapa sungai yang menjadi sumber air baku perusahaan penyedia air bersih itu.
Kejadian tersebut menyebabkan sejumlah Intake milik Perumda AM Kota Padang menjadi terendam banjir, bahkan tersumbat oleh material banjir yang cukup memengaruhi proses pengolahan air baku.
Melalui akun media sosial resmi miliknya, dijelaskan bahwa barscreen, yaitu penyaring material yang ada pada intake, mengalami penyumbatan akibat derasnya aliran sungai. Selain itu, beberapa titik intake juga tidak dapat dijangkau oleh petugas karena akses yang terhalang oleh banjir.
Gangguan tersebut menggakibatkan pasokan air baku yang seharusnya mengalir menuju instalasi pengolahan terhambat. Selain itu, kualitas air baku yang masuk pun mengalami peningkatan kekeruhan yang signifikan, sehingga tidak dapat diproses menjadi air bersih dalam waktu dekat.
"Untuk dapat melanjutkan proses pengolahan, barscreen pada intake yang tersumbat harus segera dibersihkan. Namun, kami belum bisa melakukan tindakan langsung karena kondisi aliran sungai yang sangat deras dan membahayakan keselamatan petugas," ujar Perumda AM Kota Padang dalam keterangan resminya tersebut.
Di penghujung pesannya, Perumda AM Kota Padang mengimbau untuk mengantisipasi kejadian terburuk, masyarakat agar dapat menampung air untuk sementara sebagai cadangan air, sambil menunggu informasi lebih lanjut dari pihak perusahaan terkait perkembangan situasi ini.(tin/hen)
#KotaPadang #PerumdaAMPadang ##Banjir #GangguPengolahan #AirBersih #Intake

Posting Komentar