Pasaman, integritasmedia.com--intensitas hujan yang tinggi pada 14/4 kemarin telah lumpuhkan arus lalu lintas Bonjo Lamo menuju lubuk Sikaping Pasaman dan palupuah Agam.
Betapa tidak derasnya hujan buat semua sungai yang ada meluap.
Terutama di kecamatan Simpati dan Kecamatan Bonjol,
Aktivitas Masyarakat terhenti dan nyaris tidak bisa dilakukan akibatnya.
Dimana-mana semua luapan air genangi jalan dan rumah warga,
Sawahpun terendam banjir, bahkan tidak sampai disitu sekolah, perkantoranpun turut jadi korban amukan banjir yang tidak bersahabat.
Dalam pantauan media ini, hingga hari ini Rabu 25/4 hanya segelintir masyarakat yg bisa beraktivitas.
Hal ini tidak menyurutkan langkah dari Pemnag Simpang, Pemnag Alahan Mati, Pemnag Alahan Mati Hilia, Pemnag Koto Kaciak, Pemnag Koto Kaciak Hilia langsung turu kelapangan meninjau lokasi banjir, dan melihat situasi dan kondisi masyarakatnya.
Hingga saat ini pemerintahan masing-masing Nagari yang ada di Kecamatan Bonjol dan Kecamatan Simpati masih sibuk mengurusi kantor, warga, dan pemukiman warga mereka yang kena dan terdampak Banjir akibat intensitas hujan yang begitu tinggi pada hari kemarin.
Walaupun harus dengan berjalan kaki, petinggi nagari masih mulai dari Bamus Nagari hingga Perangkat dan Wali Nagari terus berjibaku membatu dan mendata kerugian warga mereka masing-masing akibat banjir tersebut.
Moga saja warga Bonjo Lamo selalu sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan dan ujian ini. (Ayang/Natra)


Posting Komentar