Ketika Bantuan Air Bersih Masih Tetap Disalurkan Perumda AM Kota Padang

Penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat yang masih kesulitan untuk mengaksesnya di beberapa wilayah dalam Kota Padang. (Foto-integritasmedia/hen)


Padang, integritasmedia.com - SAAT ini, penyaluran air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda AM) Kota Padang yang terdampak bencana banjir bandang dan kekeringan bersama beberapa instansi terkait terus berlangsung. Bagi "mereka" meringankan beban warga dalam pemenuhan kebutuhan akan air bersih adalah tanggungjawab, walaupun bergerak dalam diam.


Tanpa suara, tanpa sapa mereka terus bekerja mengantarkan air sampai ke halaman-halaman rumah warga. Kini, yang menemani mereka hanyalah deru mesin dari mobil pemadam kebakaran dan mobil-mobil tengki pengantar bantuan air yany sesekali ditimpali suara warga yang embernya minta diisi, setelah petugas mengisi penuh tandon-tandon air yang berjejer di sepanjang jalan raya Korong Gadang dan Kuranji seperti yang terpantau integritasmedia.


Perumda AM Kota Padang terus menyalurkan bantuan air bersih secara gratis bagi warga terdampak bencana beberap waktu lalu, hingga April 2026 ini sudah lebih dari 25 meter kubik air telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan waupun nonpelanggan.


"Benar, sampai saat ini kami warga di Korong Gadang masih menerima bantuan air bersih dari PDAM Kota Padang setiap harinya menggunakan mobil tengki milik PDAM atau mobil Pemadam Kebakaran", ungkap Rohim salah seorang warga kepada integritasmedia, Senin (27/4/26) siang.


Tidak seperti dulu, kini pendistribusian air sudah langsung ke titik yang telah ditentukan dan ditampung ke dalan tandon, jadi kami tidak perlu berebutan lagi untuk mendapatkannya.


"Untuk itu, saya dan warga lainnya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PDAM Kota Padang atas bantuan air bersih yang masih terus berlanjut sampai saat ini. Karena ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan air yang masih terkendala untuk mengaksesnya karena kerusakan irigasi dan pencemaran sumur akibat bencana banjir bandang akhir tahun lalu", pungkas Rohim. 


Dikesempatan terpisah Direktur Utama Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal mengatakan, distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak bencana terus dilakukan sejak pascabencana hingga saat ini. Penyaluran dilakukan melalui mobil tengki bantuan dari berbagai instansi dan lembaga, mobil pemadam kebakaran serta mobil tengki milik Perumda AM sendiri.


“Karena air bersih itu tanggung jawab kami dari Perumda AM, jadi kami harus memastikan seluruh warga kota tidak mengalami krisis air bersih di tengah krisis kekeringan sungai pascabencana,” ujarnya lagi.


Lebih lanjut Ia menjelaskan, distribusi air bersih dilakukan secara merata, baik kepada pelanggan terdampak maupun masyarakat nonpelanggan. Seluruh air yang disalurkan berasal dari intake Palukahan dan Sikayan.


Terakhir Hendra Febrizal menyampaikan, ucapan terimakasih atas komitmen BPBD, BNPB, PMI dan lembaga lainnya untuk membantu pendistribusian air bersih kepada warga Kota Padang.(hen)


#KotaPadang #PerumdaAMKotaPadang #BantuanAirBersih #Kekeringan #IrigasiRusak #AirSumurTercemar

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama