AGAM, integritasmedia.com--Management PT. AMP Plantation kembali lanjutkan Foging karna masih ada masyarakat yg masih di rawat di RSUD karna terjangkit DBD.
Yang mana Masyarakat masih dirawat 2 pasien enjel Perempuan 21 th, Amirudin laki-laki 68 tahun kasus DBD di jorong tapian Kandih nagari salareh aia barat.
Dan puluhan lagi masyarakat yang terjangkit akibat DBD.
Tampak petugas dari PT. AMP Plantation tengah serius melakukan Foging lanjutan pada
Rabu 22 April 2026 di Tapian Kandih Jorong Tapian Kandih Nagari Salareh Aia Barat kecamatan Palembayan Kabupaten Agam Sumatera Barat.
Sebagaimana kita ketahui bahaya DBD (Demam Berdarah Dengue itu nggak main-main.
Virus dengue dari nyamuk _Aedes aegypti_ ini bisa bikin kondisi gawat dalam 3-7 hari.
Bahkan Bahaya langsung ke tubuh yaitu syok Dengue / DSS ini yang paling mematikan. Pembuluh darah bocor → cairan rembes keluar → tekanan darah drop drastis. Gejala: gelisah, tangan kaki dingin, nadi lemah, nggak kencing 4-6 jam. Kalau telat 1-2 jam aja bisa meninggal.
Tidak hanya sampai di situ adanya terjadi Pendarahan heba maksudnya Trombosit anjlok <20.000 → mimisan nggak berhenti, BAB hitam, muntah darah, gusi berdarah terus. Bisa pendarahan di otak atau saluran cerna.
Serta kebocoran plasma Cairan tubuh pindah ke rongga perut & paru. Akibatnya sesak napas, perut buncit berisi cairan, jantung kerja berat.
Bahkan bisa juga terjadi kerusakan organ Hati bengkak & enzim naik tinggi, ginjal gagal, otak kena ensefalopati dengue. Pada ibu hamil bisa keguguran atau bayi lahir prematur.
Tanda bahaya: langsung bawa ke RS kalau muncul ini Muntah terus-menerus, Nyeri perut hebat, Mimisan/BAB hitam/muntah darah, Lemas, gelisah, tangan kaki dingin, Nggak kencing >6 jam, Sesak napas
Intinya DBD bahayanya bukan di demamnya, tapi di komplikasi kebocoran & syok setelah demam turun. Kunci selamat = curiga cepat, cek darah hari ke-3 demam, pantau tanda bahaya, jangan telat infus.
Moga semua masyarakat yang terdampak DBD bisa sembuh sedia kala. (JJ)

إرسال تعليق