Firman Sikumbang: Lembaga Anti Narkotika Sumatera Barat dan Forum Komunikasi Anak Nagari Sudah Bergerak Jauh Sebelum Prostitusi dan LGBT Ramai Dibahas

Jajarab pengurus LAN Sumbar dan Forum Anak Nagari Sumatera Barat. (Foto-dok ist)


Padang, integritasmedia.com - KETUA Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat sekaligus Ketua Forum Anak Nagari (FKAN) Sumatera Barat, Firman Sikumbang, menegaskan bahwa LAN dan Forum Anak Nagari telah melakukan berbagai langkah nyata dalam menjaga moral generasi muda jauh sebelum isu prostitusi, LGBT, penyalahgunaan narkotika, dan berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya ramai menjadi bahan diskusi di berbagai forum.


Pernyataan tersebut disampaikan Firman menanggapi berbagai pembahasan mengenai maraknya LGBT dan kerusakan moral di Minangkabau yang belakangan menjadi perhatian sejumlah tokoh masyarakat, ulama, dan organisasi kemasyarakatan di Sumatera Barat.


Menurut Firman, diskusi, seminar, dan webinar merupakan sarana yang baik untuk membangun kesadaran publik. Namun persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini membutuhkan tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi kelompok paling rentan terhadap berbagai pengaruh negatif perkembangan zaman.


"Kami menghargai setiap forum yang membahas persoalan prostitusi, LGBT, narkotika, dan kerusakan moral. Namun LAN dan Forum Anak Nagari tidak menunggu persoalan itu menjadi besar untuk bertindak. Kami sudah bergerak sejak lama, turun langsung ke tengah masyarakat, sekolah, kampus, rumah ibadah, dan lingkungan pemuda untuk melakukan pencegahan," ujar Firman.


Ia menjelaskan bahwa LAN Sumbar selama ini aktif melakukan sosialisasi bahaya narkotika, edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, pembinaan masyarakat, penguatan ketahanan keluarga, serta kampanye moral kepada generasi muda agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan mereka. Sementara itu, Anak Nagari terus mendorong penguatan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau sebagai benteng moral masyarakat.


Firman menilai bahwa masyarakat Minangkabau sejatinya telah memiliki sistem sosial yang kuat melalui falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Apabila nilai-nilai tersebut dijalankan secara konsisten, berbagai persoalan sosial dapat dicegah sejak dini.


Lebih lanjut, Firman mengungkapkan bahwa Divisi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) LAN Provinsi Sumatera Barat bahkan telah menyampaikan secara langsung berbagai persoalan sosial yang berkembang kepada Gubernur Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda daerah ini.


"Divisi P4GN LAN Provinsi Sumatera Barat telah menyampaikan secara langsung berbagai persoalan sosial yang berkembang kepada Gubernur Sumatera Barat. Namun amat disayangkan, menurut pengamatan kami, pergerakan pemerintah dalam menyikapi persoalan ini masih terkesan separuh hati," tegasnya.


Menurut Firman, kondisi yang terjadi saat ini membutuhkan langkah yang lebih tegas, terukur, dan berkelanjutan. Ancaman terhadap generasi muda tidak cukup dihadapi dengan pernyataan sikap atau kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan melalui kebijakan dan program nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.


Ia mengingatkan bahwa ancaman terhadap generasi muda tidak hanya datang dari satu persoalan. Peredaran narkotika, prostitusi, seks bebas, kenakalan remaja, hingga pengaruh negatif media digital merupakan tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama oleh pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan keluarga.


"Kami tidak sedang mencari siapa yang salah. Yang kami inginkan adalah hadirnya keseriusan bersama. Persoalan narkotika, prostitusi, seks bebas, dan berbagai kerusakan moral lainnya adalah ancaman nyata yang membutuhkan tindakan nyata pula. Jangan sampai kita hanya sibuk berdiskusi ketika masalahnya sudah semakin besar di tengah masyarakat," katanya.


Firman menegaskan bahwa LAN Sumbar dan Forum Anak Nagari akan terus berada di garis depan dalam upaya menjaga generasi muda Sumatera Barat. Ia meyakini bahwa masa depan Ranah Minang sangat ditentukan oleh kualitas moral, karakter, dan integritas generasi penerusnya.


"LAN dan Anak Nagari sudah berbuat. Kami sudah turun ke lapangan, melakukan sosialisasi, edukasi, pembinaan, dan menyampaikan berbagai masukan kepada pemerintah. Kini masyarakat menunggu langkah-langkah yang lebih konkret dan terukur agar Sumatera Barat benar-benar menjadi daerah yang aman, bermartabat, dan berlandaskan nilai adat serta agama. Kami memilih bekerja daripada sekadar berbicara, karena menjaga generasi muda adalah menjaga masa depan Sumatera Barat," pungkas Firman.(***)


#Sumbar #LANSumateraBarat #ForumKomunikasiAnakNagari #SelamatkanRanagMinang

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama