PERPAMSI Sumatera Barat Gelar Bimtek, Hendra Pebrizal: Penguatan SPI Menjadi Langkah Strategis Menuju Perusahaan Sehat

Ketua PERPAMSI Sumaterara Barat, Hendra Pebrizal. (Foto-humas)


Padang, integritasmedia.com - PERSATUAN Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) sebagai asosiasi resmi dari perusahaan air minum (BUMD Air Minum/PDAM/Perumda) di Indonesia yang didirikan pada tahun 1972, mengadakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapabilitas SPI dan Manajemen Risiko BUMD Air Minum se-Sumatera Barat, Senin (18/5/26), di Truntum Padang, yang akan berlangsung selama empat hari (18 - 21 Mei 2026)


Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perusahaan air minum daerah untuk memperkuat profesionalisme di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.


Untuk itu, Ketua PERPAMSI Sumatera Barat, Hendra Pebrizal mengajak seluruh jajaran PDAM untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal perusahaan.


Lebih lanjut Hendra menegaskan, penguatan kapabilitas Satuan Pengawasan Internal (SPI) menjadi langkah strategis dalam menciptakan perusahaan daerah air minum yang sehat, transparan, serta mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.


Menurutnya lagi, kondisi PDAM di Sumatera Barat saat ini menunjukkan perkembangan cukup baik. Dari 16 PDAM yang ada, sebanyak 11 PDAM berada dalam kondisi sehat. Sementara lima lainnya masih membutuhkan pembenahan dan penguatan manajemen.


“Melalui kegiatan ini kita ingin meningkatkan kapasitas dan kinerja perusahaan. Kalau perusahaan sehat, pelayanan kepada pelanggan tentu juga akan semakin baik,” ujarnya lagi.


Hendra menilai tantangan pengelolaan PDAM ke depan tidak hanya berkaitan dengan distribusi air bersih, tetapi juga menyangkut tata kelola, efisiensi, serta kemampuan perusahaan menjaga kepercayaan publik.


Ia menekankan pelayanan air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijaga kualitas dan kontinuitasnya. Karena itu, peningkatan kompetensi SDM menjadi faktor penting mendukung kemajuan perusahaan.


“Harapan kita tentu seluruh PDAM di Sumatera Barat bisa sehat semuanya. Kalau perusahaan sehat, masyarakat juga akan merasakan manfaatnya secara langsung melalui pelayanan yang lebih optimal,” katanya.


Selain membahas penguatan SPI, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi antar-PDAM untuk berbagi pengalaman terkait tantangan operasional di daerah masing-masing, mulai dari persoalan distribusi, kebocoran jaringan, hingga strategi peningkatan pendapatan perusahaan, pungkas Direktur Utama Perumda AM Kota Padang itu.


Suasana Bimtek berlangsung serius namun penuh semangat. Peserta yang terdiri dari kepala SPI, direktur, hingga staf teknis aktif mengikuti pemaparan materi terkait tata kelola perusahaan, penguatan pengawasan internal, serta mitigasi risiko pengelolaan BUMD air minum. Sebanyak 35 peserta dari 16 PDAM se-Sumatera Barat mengikuti kegiatan tersebut.


Kegiatan tersebut menghadirkan pihak BPKP Sumatera Barat sebagai narasumber utama. 


Kehadiran lembaga pengawas tetsebut  dinilai penting untuk memberikan pemahaman lebih mendalam terkait sistem pengawasan perusahaan yang efektif dan akuntabel.


Dari Bimtek itu, diharapkan mampu membawa perubahan positif di perusahaan masing-masing sebagai wujud komitmen dalan memperkuat tata kelola perusahaan daerah air minum untuk terus maju.(hms/hen)


#KotaPadang #PerumdaAMKotaPadang #Bimtek #PERPAMSISumateraBarat 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama