Jalin Komunikasih Dua Arah di Masyarakat, Ditlantas Polda Sumbar Intensifkan Ngobras Bersama Komunitas Ojek Pangkalan

Personil Ditlantas Polda Sumbar dalam kegiatan ngobrol santai bersama komunitas ojek pangkalan Tunggul Hitam. (Foto-Hms Ditlantas Polda SB)


Padang, integritasmedia.com - PROFESI dan keberadaan ojek pangkalan secara langsung telah membantu menekan angka pengangguran di tengah masyarakat dengan menyediakan lapangan kerja secara mandiri. Ojek pangkalan, yang mangkal di titik strategis seperti mulut gang, pasar, atau persimpangan jalan. Bahkan dalam perjalanannya, para awak ojek pangkalan ini telah membangun kedekatan antara pengemudi dan warga untuk menjadi pelanggan tetap untuk mempertahankan keberadaannya.


Sebagai moda transportasi alternatif yang mengandalkan kedekatan wilayah, ojek pangkalan sangat berperan penting di lingkungan permukiman. Bahkan, ojek pangkalan menawarkan kecepatan untuk melewati kemacetan dan fleksibilitas rute yang tidak dijangkau angkutan umum massal. 


"Saat ini, keberajaan ojek pangkalan masih sangat diandalkan oleh masyarakat yang membutuhkan perjalanan cepat dan cepat. Walaupun kehadiran ojek daring kini menjadi standar baru dalam layanan transportasi masyarakat, namun ojek pangkalan tetap memiliki tempat tersendiri di masyarakat", ungkap Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Siddiq, S.H., S.I.K., M.H.


Untuk itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) sering melibatkan pengemudi ojek pangkalan untuk berdiskusi melalui kegiatan "ngobrol santai" (ngobras) sebagai wadah edukasi untuk pencegahan kecelakaan di jalan raya dan sekaligus memberikan pemahaman tentang keselamatan berkendara. Seperti yang diadakan jajaran Ditlantas bersama komunitas ojek pangkalan Tunggul Hitam, Kota Padang beberapa hari lalu, jelas Reza lebih lanjut.


Ditegaskan Reza lagi, pendekatan humanis ini digunakan pihak kepolisian Direktorat Polisi Lalulintas untuk membangun komunikasi dua arah yang lebih dekat dengan masyarakat.


"Dalam kegiatan ngobras ini, petugas memberikan penyuluhan tentang keselamatan berkendara, dengan  mengingatkan pengemudi ojek agar selalu menaati rambu-rambu, melengkapi surat-surat kendaraan, dan memakai perlengkapan keselamatan standar, seperti helm SNI dan lain sebagainya", beber Reza 


Bahkan, dalam ngoras tersebut petugas tidak lupa menyampaikan imbauan kepada para pengemudi agar tidak mangkal di sembarang tempat atau memakan badan jalan yang dapat memicu kemacetan, katanya lagi.


"Bahkan dalan ngobras tersebut, juga dibuka ruang untuk penyampaian keluhan para pengemudi ojek dengan  memberikan kesempatan untuk melaporkan kondisi keamanan atau kendala yang mereka temui di lapangan, apapun itu", 


Kegiatan ngobras ini diharpkan dapat membuka ruang diskusi dan mediasi agar tercipta suasana kondusif serta mencegah gesekan di jalan dengan pengemudi ojek online (ojol) atau awak transpor launnya, pungkas Reza.(hen)


#PoldaSumateraBarat #DitlantasPoldaSumbar #Ngobras #OjekPangkalan

Post a Comment

أحدث أقدم