Batusangkar,IntegritasMedia.com
Dalam rangka memerangi Masalah Sosial Dan Penyimpangan Perilaku, Polres Tanah Datar gelar diskusi bersama tokoh Adat dan agama, di Masjid, Mustaqim, Lima kaum, Selasa 2 Juni 2026.
Maraknya generasi muda yang terjerumus dengan pergaulan bebas dan Penyimpangan perilaku, yang sudah melanggar norma-norma agama, untuk itu, bentuk keseriusannya polres Tanah Datar, dan para tokoh adat, mendiskusikan bagai mana cara mengatasi perilaku generasi muda kedepanya.
Tampak dalam diskusi tersebut, Nur Ichsan Dwi Septiyanto, Kapolres Tanah Datar, dan tokoh Adat Sumatera Barat, Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto, Basrizal Dt Pangulu Basa, juga tokoh agama, ustat Yasin, dan lain sebagainya.
Nur Ichsan Dwi Septiyanto, Kapolres Tanah Datar, dalam penindakan pelaku yang melanggar norma agama, yang mencoreng adat istiadat, di Minangkabau ini, polres harus bekerjasama dengan tokoh adat dan agama nantinya.
"Sebagai penegak hukum di wilayah Tanah Datar ini kami, untuk menindak para generasi muda yang sudah melanggar norma adat dan agama, kami, harus melakukan komunikasi terhadap tokoh adat dan agama agar apa yang telah terjadi di generasi muda ini, bisa mencoreng muka para tokoh adat atau ninik mamak yang ada di Minang kabau ini" tatanya.
Untuk itu, Polres dalam menghadapi banyaknya perilaku generasi muda yang sudah melanggar norma, Penyimpangan dalam pergaulan, maka untuk mengatasinya, iya melakukan diskusi cara mengatasi kedepanya.
"Untuk itu kami, dari polres dan jajaran,berharap kepada seluruh Ninik mamak dan tokoh adat, mari kita perangi generasi muda yang sudah melanggar norma, bahkan sudah mencoreng muka Ninik mamak dan para tokoh adat, agar generasi kedepanya terjaga dari hal-hal yang bersama tidak kita inginkan" katanya.
Sementara itu, Musra Dahrizal, Katik Rajo Mangkuto, tokoh Adat, Sumatera Barat, apa yang terjadi di Sumatera Barat, kususnya di Tanah Datar ini, harus menjadi pekerjaan rumah yang sangat penting bagi seluruh Ninik mamak Dalam mengatasi maraknya LGBT, dan pergaulan bebas bagi generasi muda kedepanya.
"Kami sebagai tokoh adat, alam Minangkabau, ikut menghimbau kepada, ninik mamak, mari bersama kita, memerangi, dan mencegah pergaulan bebas yang terjadi di Daerah kita ini, dan saya pribadi, sangat mendukung apa yang telah di lakukan polres Tanah Datar, untuk memerangi, berkembangnya LGBT dan pergaulan bebas di Tanah Datar terkusnya, bahkan kami akan mengajak para ininik mamak juga tokoh adat lainya" tuturnya juga.
Hal senada juga disampaikan oleh Basrizal DT, Pangulu Basa, tokoh adat Tanah Datar, iya menyerukan kepada seluruh Elemen adat agar mendukung program Polres Tanah Datar dalam memerangi LGBT dan pergaulan bebas yang marak terjadi di Daerah ini.
"Sebagai Ninik mamak di Tanah Datar ini, kami, mengajak seluruh elemen dalam kerapatan adat, mari kita bersatu dengan kepolisian Tanah Datar, untuk memberantas maraknya, LGBT, dan pergaulan bebas di Nagari kita ini, agar generasi kita yang akan datang terhindar dari, hal-hal yang sama-sama, tidak kita inginkan" pungkasnya.
Pewarta : Bonar Surya

إرسال تعليق