Bawan, integritasmedia.com--Setiap hari SPBU Bawan memang di kerumuni oleh pembeli BBM, berapa tidak Ratusan masyarakat pengendara Roda Dua hingga roda 6 membutuhkan BBM untuk kepentingan kendaraan mereka, tak hayal hal ini tak ubahnya seperti pasar yang sangat dan teramat berdesakan, namun terkontrol dan terkondisikan oleh petugas pengamanan SPBU tersebut,
Dalam pantauan media ini antrian panjang memang tak terelakan, namun jika bersabar dalam menunggu giliran hingga saat berita ini Senin 20 Juli 2026 masih aman dan terkendali,
Riak-riak kecil, ribut dan pertengkaran ingin saling rebutan dahulu-mendahului pasti terjadi, namun hal itu dikarenakan kurangnya menerapkan budaya antri.
Sebab seyogyanya kita sebagai manusia harus paham dan mengerti tentang etika dan moral dalam mengantri, betapa tidak, setiap kita memiliki moral dan etika yang musti kita jaga dengan penuh wibawa.
Dengan adanya SPBU di pudung Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Sumatera Barat ini,
Khususnya masyarakat Bawan sangat terbantu, tidak lagi membeli BBM ke Kinali Pasaman Barat, tidak Lagi Membeli BBM Ke Manggopoh lubuk Basung,
Baik itu masyarakat petani, pekebun dan lain-lain tidak lagi membeli ke luar daerah, seperti hal nya sekarang ini.
Bukan saja masyarakat bawan yang datang membeli BBM ke SPBU Bawan ini, bahkan dari Pasaman yg hendak ke Padang dan Bukittinggi,
Basrizal Ketua Pemuda Nagari Bawan
Jon salah seorang warga dari Pasaman Barat ketika di mintai keterangan mengatakan bahwa beliau sangat terbantu sekali dapat beli BBM di SPBU Bawan, sesuai ketentuan untuk mobilnya.
Selama SPBU Bawan ini berdiri kami tak pernah ada masalah, baik itu masyarakat biasa, petani dan lain-lain, katanya.
Di tempat yang berbeda Basrizal Ketua Pemuda Nagari Bawan, selama SPBU berdiri di bawan kami atas nama pemuda dan masyarakat Bawan merasa puas dengan adanya berdiri SPBU ini,
Kami mengharapkan bagi konsumen tolong untuk menjaga budaya antri, sikap etika dan moral, harap ketua Pemuda ini dengan tegas. (*)



Posting Komentar