Dampak Bencana dan Kerusakan Infrastruktur, Distribusi Air dari Perumda AM Kota Padang Menjadi Terganggu

Kasubag Humas dan Protokoler Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein. (Foto-Dok Ist)


Padang, integritasmedia.com - MEMANG benar, belakangan ini air yang didistribusikan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) kepada masyarakat sedikit bermasalah karena keruh dan berlumpur. Namun itu, bukanlah kelalaian apalagi disengaja. Tetapi dampak dari sisa material bencana banjir dan longsor pada akhir tahun lalu yang telah merusak infrastruktur milik perusahaan penyedia air bersih tersebut.


Selain kerusakan infrastruktur akibat bencana tersebut, keadaan diperparah oleh endapan lumpur pada jaringan pipa distribusi yang terbawah akibat perbaikan yang sedang berlangsung. Tentunya kondisi ini berimbas pada pengolahan air menjadi terdampak, ungkap Kasubag Humas dan Protokoler Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein.


Lebih lanjut Adhie menjelaskan, bencana tempo hari telah merubah kondisi segalannya, mulai dari bentuk, bahkan sampai pada kondisi beberapa sungai yang merupakan sumber air baku. Salahsatunya sungai Batang Kuranji yang telah menjadi salah satu sumber air baku bagi Perumda AM Kota Padang, yang kini kondisinya sudah jauh berbeda, tidak seperti dulu lagi.


"Tidak hanya itu, kondisi air yang masih keruh sampai ke pelanggan hingga saat ini juga disebabkan oleh pekerjaan perbaikan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, yang kapasitasnya juga sudah jauh berkurang. Kalau sebelumnya kapasitas produksnya mencapai 500 liter perdetik", urainya lagi.


Lebih lanjut Adhie menjelaskan, kerusakan tersebut, saat ini sedang dalam proses perbaikan secara bertahap oleh pemerintah pusat melalui PT Hutama Karya. "Kami berharap permasalahan keruhnya air ini segera dapat diatasi dengan selesainya proses pekerjaan rehab-rekon yang sedang berlangsung".


"Kawasan pusat Kota Padang merupakan wilayah yang paling terdampak dari semuannya ini", jelas Adhie.


Keluhan air keruh ini, akan menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk lebih extra lagi dalam bekerja untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan tetap aman, bersih sesuai dengan standar kesehatan.


Namun, air yang keruh tersebut masih aman digunakan, karena telah melalui proses produksi yang sesuai dengan syarat dan ketentuan dari Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI.


"Untuk lebih amannya sebelum di gunakan, endapkan airnya terlebih dahulu, pakai saringan tambahan dan hindari penggunaan langsung untuk konsumsi sebelum dimasak hingga mendidih",  ingat Adhie mengakhiri.(hen)


#KotaPadang #PerumdaAMKotaPadang #AirKeruh #PascaBencana #Perbaikan #IPAGunungPangilun

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama