Batusangkar, IntegritasMedia.com - Miris....!!! Menjelang mau memasuki tahun ajaran baru bagi peserta didik, seorang wanita setengah baya inisial P dari Jorong Mawar 1 Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara sambangi kantin tempat kongkow wartawan Tanah Datar, Kamis, 09 Juli 2026.
Kedatangan P ini ke tempat kongkow wartawan untuk mengadukan nasibnya yang tak sanggup membeli baju seragam buat putri keduanya yang ingin masuk SMP 4 Lintau pada tahun ini.
" Tadi ingin menemui pak Bupati minta bantuan untuk pembelian beberapa stel baju seragam sekolah dan untuk beli buku untuk anaknya yang akan menduduki Sekolah Menengah Pertama di Lintau". Kata perempuan kelahiran tahun 1981 itu kepada awak media.
Agar bisa menemui Bupati, P mengaku juga meminjam sejumlah uang kepada tetangganya untuk ongkos.
" Ongkos ke Batusangkar saya pinjam uang tetangga Rp. 30.000 demi mendapatkan uang untuk pembelian kebutuhan anak. Karena senin anak saya akan sekolah pak". Sampainya sambil meneteskan air mata.
Melihat kondisi tersebut salah seorang wartawan langsung merogoh kantongnya untuk memberikan uang sekedar pengganti ongkos.
Iba dengan perjuangan ibu tiga anak ini, awak media Integritas menghubungi DR. Yasmansyah Ketua Baznas Tanah Datar untuk mencari jalan keluar agar anak P bisa dapat anggaran untuk pembelian alat tulis dan seragam sekolah. Harapannya, sang anak bisa mengikuti proses belajar ditahun ajaran baru seperti anak anak lainnya.
Melalui sambungan seluler, DR. Yasmansyah menyebut kalau anggaran seperti yang dikeluhkan P di Baznas tidak ada. Saat ini ia juga tidak berada di kantor dan sedang menjenguk orang tua yang lagi sakit.
Awak media kembali menghubungi salah seorang anggota DPRD dari dapil 1 Tanah Datar. Tak jauh beda dengan Baznas, anggota Dewan asal Lintau ini juga menyebut anggaran untuk itu juga tidak ada.
" Anggaran untuk itu kita tidak punya, dan saat ini saya juga tidak berada di tempat ( kediaman), karena sedang diluar kota mengikuti reuni angkatan tingkat nasional". Sampainya.
Tak sampai disitu, beberapa wartawan juga menghubungi Kadis Pendidikan Tanah Datar. Sedikit berbeda dengan dua pejabat sebelumnya, saudari P disilahkan datang ke kantor Dinas Pendidikan di Pagaruyung, yang langsung diantar awak media
Informasi terakhir, Dinas pendidikan akan menghubungi pihak sekolah dimana anak saudari P diterima untuk belajar.
Jauh dari Mawar 1 Lintau ke pusat kabupaten untuk mengadukan kondisi, P akhirnya pulang tanpa membawa seragam dan buku yang diperlukan. Segala upaya telah dilakukan oleh sejumlah awak media yang tak lain sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah membutuhkan.
Pewarta : Bonar Surya

Posting Komentar