Bukittinggi— Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, memastikan Merdeka Trekking Festival 2026 akan dimasukkan dalam rangkaian 1001 Event Kota Bukittinggi, sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya, alam, olahraga, dan ekonomi kreatif.
Menurut Ibnu Asis, kegiatan yang digagas anak-anak muda Bukittinggi tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu magnet baru pariwisata daerah. Konsep trekking yang memadukan olahraga dengan keindahan alam dinilai sejalan dengan arah pengembangan pariwisata Bukittinggi ke depan.
"Merdeka Trekking Festival 2026 yang diinisiasi oleh anak muda Bukittinggi ini tentu sejalan dengan program unggulan 1001 Event di Kota Bukittinggi. Hal ini bertujuan memperkuat posisi Bukittinggi sebagai destinasi wisata budaya dan alam bertaraf internasional," ujar Ibnu Asis saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/7/2026).
Ia mengatakan, perkembangan olahraga dan gaya hidup sehat di tengah masyarakat saat ini menunjukkan tren yang semakin positif. Kondisi tersebut, kata dia, terlihat dari semakin banyaknya kegiatan olahraga berskala nasional maupun internasional yang digelar di Kota Bukittinggi.
"Jika melihat tren, saat ini olahraga dan gaya hidup sehat sedang menjadi prioritas masyarakat. Terbukti dengan banyaknya event olahraga yang digelar di Kota Bukittinggi, salah satunya Merdeka Trekking Festival 2026 ini," tambahnya.
Merdeka Trekking Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung tema Eco-Tourism dan Sport Tourism, festival ini tidak sekadar menawarkan aktivitas olahraga. Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan semangat nasionalisme dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Peserta nantinya akan diajak menyusuri lanskap Ngarai Sianok, menikmati udara segar sekaligus menyaksikan bentang alam berupa tebing-tebing megah yang menjadi salah satu ikon wisata alam Kota Bukittinggi.
Konsep tersebut sekaligus membuka peluang bagi Bukittinggi untuk mengembangkan model wisata yang tidak hanya mengandalkan destinasi ikonik seperti Jam Gadang, tetapi juga menggarap potensi wisata berbasis alam dan aktivitas luar ruang.
Dengan masuknya Merdeka Trekking Festival dalam agenda 1001 Event, pemerintah daerah diharapkan tidak sekadar menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih jauh, event ini diharapkan mampu memberi dampak nyata terhadap promosi destinasi, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta membuka ruang yang lebih luas bagi kreativitas generasi muda dalam mengembangkan pariwisata Bukittinggi.
Sebab, di tengah persaingan destinasi wisata yang semakin ketat, kekuatan sebuah event bukan hanya terletak pada kemeriahannya, tetapi juga pada sejauh mana kegiatan tersebut mampu mendatangkan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal.

Posting Komentar