![]() |
| Iraddatillah saat melancong ke luar negeri. (Foto-Dok DB) |
Sijunjung, integritasmedia.com - DUGAAN penyalah guna kewenangan menerpa Wakil Bupati (Wabup) Sijunjung, Iraddatillah. Isu tak sedap ini melekat kepada sosok yang kelihatan kalem ternyata lihai dalam menguasai proyek.
Informasi yang dihimpun dilapangan, sebagai mantan legislator hal tersebut sudah biasa dia lakukan dengan dana pokok pikiran (Pokir). Dilanjutkan dana direktif saat menjadi Wabup.
Seperti diketahui, langkah mulus Radi begitu biasa ia disapa terjun ke dunia politik sudah terlihat dari muda. Tamat kuliah ia langsung mewarisi karir politik rintisan ortunya di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Tiga periode dari tahun 1999-2014 Radi sudah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung. Karirnya makin moncer setelah pemekaran daerah yang dulu masih bernama Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung.
Sempat gagal dua periode ketika mencoba peruntungan menjadi calon anggota legislaitf (Caleg) tingkat provinsi, Radi kembali jadi anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) Provinsi Sumbar 2014-2019.
![]() |
| Selain lihai dalam berpolitik, Iraddatillah juga punya hobi (memancing) merakyat lainnya. (Foto-Dok DB) |
Setelah punya modal Radi mencoba maju sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan Hasrul Piliang. Keberuntungan baru berpihak setelah ia kembali maju berpasangan dengan Benny Dwifa Yuswir, anak bupati incumbent.
Sekarang Benny-Radi sudah memasuki periode ke dua sejak 2021 sampai sejarang. Namun, isu tak sedap mulai melanda sang Wabup. Ia disebut-sebut memanfaatkan dana direktif untuk kolusi (KKN).
Meski hal tersebut ketika dikonfirmasi media ini dengan tegas ia bantah. Namun fakta lapangan bicara lain. Untuk itu, biar waktu yang akan menjawab kebenarannya.
"Saya hanya memfasilitasi, tergantung OPD (dinas terkait) nantinya yang akan menentukan siapa (rekanan) yang akan mengerjakan," katanya.
Kenyataan ini bertolak belakang dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditemui. Dikatakan dana direktif ini dibarengi dengan titipan perusahaan yang akan mengerjakan.
Mantan Wabup Muchlis Anwar pun tak luput dari 'akal bulus' Iraddatilah. "Parah," ujarnya singkat.(db)
#PemkabSijunjung #WakilBupatiSijunjung #DiterpaIsu #MakelarProyek #Pokir #Direktif


Posting Komentar