"Kerja Tak Senonoh": DPRD Berencana Panggil 'DR' Kadis Nakertrans Sijunjung

Segregasi permukaan jalan karena error pelaksanaan pekerjaan. (Insert) Wakil Ketua DPRD Kepridaus. (Foto-Dok DB)


Sijunjung, integritasmedia.com - LEMAHNYA pengawasan kinerja pembangunan membuat DPRD Sijunjung mulai tersentak. Sebagai wakil rakyat mereka seakan dianggap tak ada oleh pihak eksekutif.


Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung, Sumbar, Kepridaus tersentuh melihat lemahnya pengawasan tersebut.


Menurut buya begitu biasa dia disapa, proyek rigid jalan di kawasan pemukiman (SP) Padangtarok Kecamatan Kamangbaru hanya salah satu contoh.


"Kita bisa panggil Kadis (Nakertrans) dan piihak terkait lainnya untuk RDP (rapat dengar pendapat," jelas Buya, Jum'at (10/7/2026).


Berhubung bulan Juli kegiatan dewat padat, lanjut buya, pemanggilan Disnakertrans akan diagendakan dalam badan musyawarah (Bamus) DPRD Sijunjung.


Menjawab pertanyaan, selaku "perpanjangan tangan" pemerintah pusat di daerah, Gubernur Sumbar bisa langsung menindaklanjuti kerugian keuangan negara ini. 


Menarik untuk dinanti, karena selama ini sudah terkesan timbul raja raja kecil di daerah. Hal ini bisa dilakukan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Namun, berhubung anggaran yang dipakai untuk menunjang perekonomian warga transmigrasi Padangtarok berasal dari APBN maka sudah seharusnya seluruh stake holders ikut mengawasi.


Baik legislstif, eksekutif dan yudikatif selaras menyelamatkan keuangan negara dari pihak yang mencoba menggagalkan progam pemerintahan Presiden Prabowo.


Untuk itu, kata buya, DPRD akan memanggil Kadis Nakertrans "DR" selaku penanggungjawab anggaran (PA) beserta jajarannya untuk RDP seputar pelaksanaan jalan transmigrasi Padangtarok. 


Minta Segera Diperbaiki

Seperti diketahui sebelumnya, proyek rigid jalan satuan pemukiman Padangtarok dilaksanakan akhir tahun lalu. 


Pekerjaan yang disinyalir menyalahi aturan dan tidak sesuai ketentuan maka ruas jalan sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.


Segregasi terjadi di permukaan jalan yang masih dalam masa pemeliharaan. DPRD pun berinisiatif kontraktor yang mengerjakan proyek Rp 1 miliar lebih untuk segera memperbaiki. 


"Karena ini merupakan bagian tugas DPRD maka kita minta agar proyek rigid jalan itu untuk segera diperbaiki," tukas  wakil rakyat humanis ini.(db)


#Sijunjung #DPRDSijunjung  #Panggil #KadisNakertrans #ProyekRigid #Pemukiman #Padangtarok #Kamangbaru

Post a Comment

أحدث أقدم