![]() |
| Bejo Utomo (kiri atas). Proses mini kompetisi tidak transparan (kiri bawah). Rigid jalan Padangtarok yang dikerjakan secara asal-asalan.(kanan). (Foto-Dok DB) |
Sijunjung, integritasmedia.com - DEWAN Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) Bejo Utomo kecewa tidak diberitahu ada proyek rigid jalan transmigrasi Padangtarok, Kecamatan Kamangbaru, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.
"PATRI organisasi resmi yang diakui pemerintah. Dan sebagai wadah silaturahmi serta mitra strategis pemerintah dalam pembangunan kawasan transmigrasi," jelas Bejo sapaannya, Senin (13/72026).
Bahkan, katanya lagi, sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung dari Komisi I dirinya juga tidak tahu bagaimana proses proyek dana dari pusat ini berjalan.
"Karna meski saya di komisi tersebut juga sebagai pengurus di DPP PATRI memang tidak dilibatkan dalam hal itu," kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) lewat pesan singkat.
Merasa kecolongan, di bersama rekannya di Komisi akan segera membahas tak jalannya koordinasi ini. Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) merupakan mitra kerja Komisi I.
Seperti diketahui sebelumnya, proyek rigid jalan senilai Rp1,6 dikerjakan CV TP. Proses melalui mini kompetisi dengan sistim e katalog. Namun, baru beberapa bulan setelah dikerjakan kondisinya sudah memprihatinkan.(db)
#Sijunjung #PATRI #ProyekRigid #JalanTransmigrasi #Padangtarok #Kamangbaru #Memprihatinkan

Posting Komentar