TMMD ke-129, Kodim 0306/50 Kota Gandeng Politeknik Pertanian, Olah Limbah Pertanian Jadi Pakan Ternak Berkualitas


Limapuluhkota,Integritasmedia.com-Kodim 0306/50 Kota terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat pedesaan melalui pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa / Nagari (TMMD/N) ke-129. Sebagai bagian dari sasaran non-fisik program TMMD/N ke-129 tersebut.


Kodim 0306/50 Kota menggandeng Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) untuk menggelar kegiatan penyuluhan inovatif mengenai pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan ternak berkualitas, Rabu 22 Juli 2026.



​Bertempat di Ruang Kelas Lapangan Kelompok Tani, Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, kegiatan penyuluhan TMMD/Nagari ke-129 ini dihadiri oleh sekitar 30 warga setempat yang antusias mempelajari teknologi tepat guna untuk mengolah hasil sampingan pertanian mereka.


​Untuk memberikan materi yang aplikatif dan mendalam, kegiatan ini menghadirkan pakar peternakan dari PPNP yaitu Prof. Dr. Ramaiyulis, S.Pt., M.P. Dalam paparannya, Prof. Ramaiyulis menekankan bahwa pengolahan limbah pertanian seperti jerami dan tongkol jagung memberikan dampak nyata secara langsung bagi peternak. Menurutnya, penerapan teknologi fermentasi dan pengolahan sederhana dapat mendongkrak nilai gizi pakan, memangkas biaya pembelian pakan pabrikan hingga lebih dari separuh, serta menjaga ketersediaan pakan hijau sepanjang tahun tanpa terpengaruh cuaca. Dampak besarnya, kesejahteraan peternak meningkat karena keuntungan bersih yang didapat jauh lebih optimal.


​Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata menegaskan pentingnya kolaborasi dalam program TMMD/Nagari ke-129 ini untuk membangun kemandirian ekonomi warga. Pemanfaatan limbah pertanian bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga langkah nyata menuju sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.


​Penyuluhan ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat melalui lima target utama. Pertama, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi besar limbah pertanian sebagai bahan baku pakan ternak yang bernilai jual melalui teknologi tepat guna. Kedua, memberikan pemahaman dan keahlian langsung kepada petani serta peternak dalam mengolah limbah seperti jerami padi, tongkol jagung, dedak, hingga limbah hasil panen lainnya menjadi pakan bergizi tinggi.


​Ketiga, mendorong penghematan biaya pakan dengan memaksimalkan sumber daya lokal, sehingga ketergantungan pada pakan komersial yang mahal dapat dikurangi. Keempat, mewujudkan ekosistem pertanian terpadu yang bersih dengan meminimalisir limbah, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Kelima, mendukung keberhasilan pelaksanaan program TMMD/Nagari ke-129 Kodim 0306/50 Kota melalui pemberdayaan masyarakat di sektor ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa. (AC Dt )

Post a Comment

أحدث أقدم