Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Garuda di Nagari Kurai secara virtual dari Istana Merdeka

 


LIMAPULUH KOTA, Integritasmedia.com
— Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Garuda di Nagari Kurai, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Kamis (13/8/2026). Peresmian dilakukan secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, bersamaan dengan peluncuran ribuan jembatan dan titik sumber air di berbagai daerah di Indonesia.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari launching 3.395 jembatan yang dibangun melalui keterlibatan TNI dan Polri, sekaligus peresmian sekitar 3.000 titik sumber air bersih untuk masyarakat.

Di Nagari Kurai, kegiatan peresmian dipusatkan di Jembatan Titian Baru yang menghubungkan Nagari Kurai dengan Jorong Mudiak Liki. Acara tersebut dihadiri Pangdam XX Tuangku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada, didampingi Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, Kasi Ter Korem Letkol Diko, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, Bupati Limapuluh Kota, Kapolres 50 Kota, Kapolres Payakumbuh, Ketua PN Payakumbuh, Kapolsek Suliki, anggota DPRD Limapuluh Kota Dodi Ariestu, serta unsur niniak mamak, alim ulama dan tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang turut membantu masyarakat melalui pembangunan infrastruktur serta penyediaan sumber air bersih.“Atas nama Pemerintah, seluruh rakyat Indonesia dan atas nama pribadi, saya sampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada KSAD dan Kapolri serta seluruh anggota TNI dan Polri. Saya bangga dengan saudara,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, keterlibatan TNI dan Polri dalam pembangunan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong bersama masyarakat.

“Saudara adalah tentara dan polisi rakyat, lahir dan berjuang bersama rakyat, dan akan kembali kepada rakyat. Ini membuktikan semangat kerja sama dan gotong royong,” katanya.


Prabowo juga mengapresiasi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak atas kinerja dan pengabdiannya selama memimpin TNI Angkatan Darat.

“Jenderal Maruli Simanjuntak menjadi KSAD, pantas karena prestasi dan pengabdian, termasuk Kapolri. Sebagai Presiden saya berterima kasih, saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin,” ucapnya.

Usai peresmian secara virtual oleh Presiden, kegiatan di Nagari Kurai dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Pangdam XX Tuangku Imam Bonjol bersama sejumlah pejabat dan tamu undangan.

Pangdam berharap jembatan yang telah selesai dibangun tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi warga.
“Semoga jembatan ini dapat bermanfaat dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Jembatan yang memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 3,9 meter itu sebelumnya merupakan jembatan papan atau kayu. Setelah dibangun secara permanen selama sekitar 30 hari, jembatan kini dinilai lebih layak untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Seorang warga mengaku bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Selain menjadi akses penghubung antara Jorong Mudiak Liki dan Nagari Kurai, jembatan itu juga digunakan anak-anak untuk menuju sekolah serta warga untuk mengangkut hasil pertanian.

“Alhamdulillah, kami sebagai masyarakat sangat mengapresiasi dan senang dengan selesainya pembangunan jembatan ini. Jembatan yang semula papan atau kayu kini semakin kuat karena dibangun secara permanen,” katanya.

Menurut warga, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat. Dengan kondisi yang lebih baik, akses transportasi dan distribusi hasil pertanian diharapkan menjadi lebih mudah.

Dengan rampungnya pembangunan, jembatan tersebut kini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu akses penting yang menghubungkan permukiman sekaligus menunjang kegiatan pendidikan dan perekonomian warga setempat. (AC DT)




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama