Tapan , Pesisir Selatan- Keseriusan Syafii membangun Nagari Kampung Tengah Tapan tidak perlu diragukan lagi, calon wali nagari di pilwana 21 Oktober 2026 ini memiliki rekam jejak prestasi yang lengkap, dari tata kelola hingga pembangunan fisik.
Syafii, memaparkan 21 capaian pembangunan selama masa jabatannya. Data tersebut dihimpun dari realisasi Dana Desa (DD), APBN, APBD Propinsi APBD Kabupaten, Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, dan BAZNAS.
Berdasarkan dokumen yang disampaikan kepada media, Sabtu 12/9/2026, capaian tersebut meliputi sektor jembatan, jalan, infrastruktur lingkungan, dan bantuan sosial.
1. Sektor Jembatan dan Akses (7 kegiatan)
Syafii menyebutkan, pembangunan jembatan menjadi prioritas untuk membuka keterisolasian antar jorong.
- Jembatan gantung Tanjung Gobah yang kini dapat dilalui kendaraan roda 4, bersumber dari APBN.
- Jembatan permanen usaha tani Pasar Melintang, APBN.
- Jembatan tanggap darurat Pasar Melintang, APBD Kabupaten.
- Peningkatan jembatan Pasar Beriang, DD.
- Peningkatan jembatan Tanjung Gobah, DD.
- Pembangunan jembatan Jalan BBM, DD.
- Rabat beton jalan kabupaten di Pasar Melintang, APBN.
2. Sektor Pembukaan dan Peningkatan Jalan (8 kegiatan)
- Pembukaan jalan baru dari Pasar Beriang menuju jembatan gantung, Dana Desa.
- Pembukaan sekaligus peningkatan Jalan Capil,Dana Desa.
- Pembukaan jalan menuju Kantor Wali Nagari, Dana Desa.
- Pembukaan jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU), Dana Desa.
- Pembukaan jalan lingkar Tanjung Gobah, DD.
- Peningkatan jalan usaha tani Tanah Datar, Dana Desa.
- Rabat beton jalan TPU, DD.
- Rabat beton jalan lingkar lapang sepak bola, Dana Desa.
3. Sektor Infrastruktur Lingkungan dan Pemerintahan (3 kegiatan)
- Pembuatan drainase dari simpang tiga menuju jembatan BPBD, Dana Desa.
- Pembangunan bronjong Tanjung Gobah, APBD Provinsi.
- Lanjutan pembangunan bronjong Tanjung Gobah, APBD Kabupaten.
- Melanjutkan pembangunan kantor Wali Nagari, bersumber dari Pokir DPRD PKS tahun 2020.
4. Sektor Sosial dan Bantuan Masyarakat (3 kegiatan)
- Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 33 unit dan Jamban Sehat 18 Unit dengan sumber anggaran kombinasi Dana Desa, APBD Kabupaten, APBN, dan BAZNAS.
- Bantuan listrik dari Pokir Dewan sebanyak 30 titik rumah.
Terkait RTLH 33 unit tersebut, sebelumnya pada 26 Januari 2022, Wali Nagari Syafii juga mengajukan proposal resmi program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni kepada Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain 21 poin tersebut, Pemerintah Nagari Kampung Tengah Tapan juga tercatat melaksanakan program ketahanan pangan berupa panen ikan yang dibagikan kepada 517 rumah secara door to door, panen bawang 600 kg, penyaluran BLT Dana Desa triwulan IV tahun 2025 kepada 34 KPM sebesar Rp 900.000 per KPM, dan meraih Juara Umum MTQ ke-2 tingkat Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan tahun 2023.
Dengan 21 bukti nyata, Syafii optimis masyarakat Nagari Kampung Tengah Tapan akan kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk melanjutkan pembangunan yang lebih maju, mandiri, religius dan berbudaya.(M.Yadi)

إرسال تعليق