Batusangkar,IntegritasMedia.com
Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menjadi perhatian masyarakat. Indeks kualitas udara yang dilaporkan mencapai angka 166 menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada terhadap dampak buruk pencemaran udara bagi kesehatan.
Pada angka indeks 166, pada hari Jum'at, 16/102026 kualitas udara umumnya masuk kategori tidak sehat, apabila menggunakan standar Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Indonesia. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kabid Pengendalian Lingkungan Dinas Perkim Lingkungan Hidup Eva Gusfayanti. SP diruangan kerjanya, pada Jum'at, 16 Oktober 2026
Sebelumnya ditanggal, 05/10 , 119 tidak sehat, 06/10, 159 tidak sehat, 07/10, 171 tidak sehat, 08/10, 165 tidak sehat, 09/10, 165 tidak sehat, 10/10 144 tidak sehat, 11/10 , 88 sedang, 12/10, sedang, 12/10, 132 tidak sehat, 13/10, 161 tidak sehat, di hari Jum'at, 16/10, dengan Indeks udara 166, tidak sehat.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Tanah Datar. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk menyaring partikel halus, menghindari aktivitas fisik berat, serta segera masuk ke ruangan apabila mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi mata ". Sampai Eva
" Selain itu, masyarakat diharapkan menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup pintu dan jendela ketika asap pekat masuk ke lingkungan permukiman. Kelompok rentan juga perlu mendapatkan perhatian khusus agar tidak terlalu lama terpapar udara yang tercemar.
Ditambahkannya Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, karena tindakan tersebut dapat memperburuk pencemaran udara". Ujarnya
Pewarta : Bonar Surya


إرسال تعليق