dumai
DUMAI, INTEGRITASMEDIA.COM. Program pembangunan Rumah Sederhana Layak Huni di Kota Dumai sudah terlaksana sejak 2007 hingga 2017. Bahkan sampai hari ini sudah dibangun 878 unit rumah sederhana layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

Dengan demikian, Pemerintah Kota Dumai terus mendorong untuk peningkatan program rumah layak huni bagi masyatakat kurang mampu demi mendukung program 1 juta rumah yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo.

"Setiap tahun kita evaluasi anggaran dan penerima bantuan rumah layak huni. Jadi program ini dipastikan tepat sasaran, tepat waktu dan tepat mutu," papar Walikota Dumai, Zulkifli AS saat meresmikan pemakaian rumah sehat layak huni, Kamis (9/2/17).

Menurut Walikota Dumai, program pembangunan rumah sederhana layak huni adalah bentuk komitmen pemerintah. Apalagi mereka yang menerima bantuan adalah masyarakat kurang mampu dan harus mendapat perhatian pemerintah.

"Inilah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat kurang mampu. Ini juga merupakan program pengetasan angka kemiskinan dalam rangka mensejahterakan masyarakat untuk hidup adil dan sejahtera," jelasnya.

Kemudian dalam proses pengembangan program rumah sederhana layak huni ini nantinya akan dilakukan oleh Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat Kota Dumai. Sebab, tahun ini akan ada pembanguan 177 unit rumah.

"Rencananya akan dibangun 177 Rumah Sehat Layak Huni bagi masyarakat kurang mampu di Kota Dumai. Rumah tersebut akan disokong APBD Provinsi Riau dan APBD Kota Dumai," kata orang nomor satu di Kota Dumai ini.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendukung program perumahan lainnnya, seperti program stimulan dan bedah rumah. Hal inilah yang menjadi rujukan suatu daerah untuk menjunjung tinggi kesejahteraan masyarakatnya.

Kemudian mengenai mekanisme pembangunan rumah sederhana layak huni ini, kata Walikota Dumai, pembangunan rumah dilakukan oleh pihak ketiga dan lamanya waktu pembangunan berlangsung selama 110 hari atau 3,5 bulan.

"Kini kondisi bangunan sudah rampung 100 persen. Kegiatan ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat. Maka ada oganisasi masyarakat yang ditunjuk melakukan pengerjaan langsung pembangunan rumah itu," jelasnya.

Sedangkan pembangunan terhadap 25 unit rumah sehat layak huni yang diresmikan ini, lanjutnya, proses pembangunan ini menghabiskan anggaran hingga Rp 1,6 Miliar dan tersebar di lima kelurahan yang ada di Kota Dumai.

Adapun kelurahan yang mendapat program rumah sederhana layak huni itu diantaranya, Kelurahan Pelintung, Kelurahan Rimba Sekampung, Kelurahan Rimba Sekampung, Kelurahan Tanjung Palas dan Kelurahan Bukit Datuk.(R)

About integritas media

Diberdayakan oleh Blogger.